Wakil Ketua Dewan Pers: Akurasi Berkurang Karena Media Kerap Terburu-buru

Jumat, 17 Januari 2020, 14:42 WIB
Laporan: Idham Anhari

Dewan Pers bersama Tim Hukum PDIP/RMOL

Media massa saat ini mendapatkan tantangan besar akibat perkembangan arus globalisasi. Salah satunya pada prinsip keakuratan.

"Kualitas media sekarang memang banyak yang tidak akurat. Karena keterburu-buruan, akurasi jadi berkurang," kata Wakil Ketua Dewan Pers, Hendry CH. Bangun.

Demikian disampaikan Hendry saat menerima rombongan tim hukum PDIP, di Kantor Dewan Pers, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Jumat (17/1).

Apa yang disampaikan Hendry itu berkaitan dengan cuitan politisi Partai Demokrat Andi Arief di akun Twitter miliknya bahwa OTT KPK terhadap Komisioner KPU Wahyu Setiawan menyeret dua staf Sekjen PDIP Hasto Krirtyanto.

Cuitan tersebut, akhirnya banyak dikutip oleh berbagai media.

Menurut Hendry, media wajib melakukan konfirmasi, termasuk pada pihak yang dirugikan.

"Apalagi mengutip dari media sosial, media salah kalau tidak mengonfirmasi pada pihak yang dirugikan," tambahnya.

Sementara itu, Dewan Pers menegaskan bahwa cuitan seseorang di media sosial tidak masuk ke ranah Dewan Pers, melainkan ranahnya kepolisian.

Kolom Komentar


Video

PA 212 Ancam Gelar Revolusi Jika Pemerintah Jadi Dalang Korupsi

Sabtu, 22 Februari 2020
Video

Gedung DPR Kebakaran

Senin, 24 Februari 2020