Di Vietnam, Menlu Retno Minta ASEAN Pastikan Stabilitas Laut China Selatan

Jumat, 17 Januari 2020, 21:45 WIB
Laporan: Sarah Meiliana Gunawan

ASEAN Foreign Ministers' Retreat/Ist

  Kementerian Luar Negeri RI hadiri ASEAN Foreign Ministers' Retreat yang diselenggarakan di Nha Trang, Vietnam. Kegiatan digerlar sejak Kamis (16/1) hingga Jumat (17/1).

Dalam acara dengan tema "Kohesif dan Responsif", Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyampaikan beberapa poin menjelang ketentuan Vietnam di ASEAN pada tahun ini.

"Indonesia dengan senang hati mencatat bahwa ASEAN telah menyelesaikan banyak garis aksi visi komunitas ASEAN 2025 dan Cetak Biru Komunitas ASEAN," ujar Retno seperti keterangan tertulis yang diterima Kantor Berita Politik RMOL.

"Tinjauan jangka menengah tahun ini adalah langkah penting untuk memastikan realisasi penuh visi ASEAN dan cetak birunya," kata Retno menambahkan.

Retno juga menyampaikan, ASEAN harus menjadi mesin perdamaian dan stabilitas di kawasan. Di mana ASEAN harus memastikan tegaknya hukum internasional, termasuk UNCLOS 1982 di Laut China Selatan oleh semua pihak.

"ASEAN harus konsisten dalam memastikan bahwa perdamaian dan stabilitas di kawasan itu, termasuk di Laut China Selatan," tegas Retno.

Selain itu, Retno juga mendorong agar ASEAN memiliki perhatian terhadap masalah perempuan, perdamaian, dan keamanan. Dia juga berharap agar di bawah kepimpinan Vietnam, ASEAN dapat segera menyelesaikan term of reference AIHCR.

Untuk menindaklanjuti ASEAN Outlook on Indo-Pacific yang diinisiasi Indonesia. Indonesia akan menyelenggarakan "Forum ASEAN-WEF tentang Infrastruktur dan Konektivitas Indo-Pasifik" di Jakarta pada 7 hingga 9 Juli mendatang.

Kolom Komentar


Video

NOORCA M. MASSARDI: Ketika Harta | Puisi Hari Ini

Senin, 10 Februari 2020
Video

[FULL] | Singgung Film Avengers: Endgame, Pidato Jokowi di Parlemen Australia

Senin, 10 Februari 2020
Video

30 Tahun MURI, Bakti Sosial ke Kampung Sumur

Selasa, 11 Februari 2020