Ini Alasan Menhan Prabowo Minta Rapat Soal Natuna Digelar Tertutup

Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto(tengah)/RMOL

Kementerian Pertahanan bersama dengan Komisi I DPR RI menggelar rapat dengar pendapat (RDP) mengenai persoalan Natuna, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (20/1).

Namun demikian, rapat yang dihadiri sejumlah anggota Komisi I PDR; Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto; Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto; dan Badan Keamanan Laut (Bakamla) serta beberapa lembaga terkait itu digelar tertutup.

Awalnya, rapat yang dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi I, Utut Adianto sempat mempersilakan kepada hadirin untuk dimintai pandangan apakah rapat tersebut digelar terbuka atau tertutup.

"Saya minta pendapat teman-teman, rapat ini terbuka atau tertutup?" tanya Utut kepada hadirin.

Menanggapi hal itu, Menhan Prabowo Subianto berpendapat bahwa rapat tersebut sebaiknya digelar secara tertutup lantaran akan membahas persoalan pertahanan negara.

"Saya menyarankan si terbuka, tapi sekali lagi karena ini menyangkut masalah pertahanan, saya mohon tertutup agar jawabannya bisa lebih lugas dan terbuka untuk wakil-wakil rakyat sebagai pertanggung jawab kami, pemerintah kepada wakil rakyat," kata Prabowo.

"Sekali lagi, karena ini menyangkut masalah sangat penting dan menyangkut rahasia negara, saya mohon tertutup," sambungnya menegaskan.

Mendengar penjelasan Menhan, Utut akhirnya mengetuk palu menandakan rapat disepakati digelar tertutup.

"Kalau kita terlalu terbuka langkah kita enggak ada gunanya, jadi saya mohon persetujuan teman-teman ini, kita sepakati mohon izin tanpa mengurangi rasa hormat kita gelar tertutup ya," ujar Utut yang dibalas dengan persetujuan para anggota Komisi I DPR yang hadir.
EDITOR: DIKI TRIANTO

Kolom Komentar


Video

BREAKING NEWS: Pasar Cepogo Boyolali Terbakar

Kamis, 17 September 2020
Video

Menguji Erick Thohir dan Jokowi, Kejanggalan Pertamina Gamblang Diurai Ahok

Jumat, 18 September 2020

Artikel Lainnya

Andre Rosiade: Koar-koar Ahok Hambat Investor Masuk, Baiknya Dicopot Saja
Politik

Andre Rosiade: Koar-koar Aho..

21 September 2020 00:33
Menurut Pimpinan Komisi IV DPR, Banyak Orang Berilmu Tapi Tidak Percaya Corona
Politik

Menurut Pimpinan Komisi IV D..

21 September 2020 00:07
Hadiri Pertemuan G20, Sri Mulyani: Pandemi Covid-19 Adalah Wake Up Call Pentingnya Investasi
Politik

Hadiri Pertemuan G20, Sri Mu..

20 September 2020 23:40
Ridwan Kamil: Melawan Covid-19 Itu Seperti Perang, Semua Harus Bela Negara
Politik

Ridwan Kamil: Melawan Covid-..

20 September 2020 23:20
Komisi II DPR Minta Pemerintah Terbitkan Perppu Penegakan Disiplin Pelanggaran Protokol Kesehatan Covid-19
Politik

Komisi II DPR Minta Pemerint..

20 September 2020 22:45
Tito Karnavian: Sudah Beberapa Kali Tes, Alhamdulillah Negatif Covid-19
Politik

Tito Karnavian: Sudah Bebera..

20 September 2020 21:52
Sasmito: Keputusan Sri Mulyani Cekal Bambang Trihatmodjo Hanya Pengalihan Isu
Politik

Sasmito: Keputusan Sri Mulya..

20 September 2020 21:22
Giliran Gatot Nurmantyo Minta Pemerintah Tunda Pilkada Di Masa Pandemik
Politik

Giliran Gatot Nurmantyo Mint..

20 September 2020 20:55