Mantan Relawan Jokowi: Kenaikan Iuran BPJS Memberatkan Rakyat Kecil

Senin, 27 Januari 2020, 13:37 WIB
Laporan: Darmansyah

Raya Desmawanto/Net

Kenaikan iuran BPJS Kesehatan menjadi 100 persen yang mulai diberlakukan sejak 1 Januari 2020, rupanya juga dikeluhkan oleh relawan pendukung Jokowi-Maruf pada Pilpres 2019.

Rumah Nawacita, eks Relawan Jokowi Center Indonesia (RJCI) menilai kenaikan iuran BPJS Kesehatan 100 persen, khususnya iuran BPJS Kesehatan yang kelas III, memberatkan rakyat kecil.

Untuk itu, Ketua Umum Rumah Nawacita, Raya Desmawanto meminta BPJS Kesehatan dan Kementerian Kesehatan untuk mampu mencarikan solusi tidak menaikkan iuran bagi yang kelas III.

"Jika Dirut BPJS Kesehatan, Menteri Kesehatan dan Menteri Keuangan tak mampu cari solusi kenaikan iuran kelas III, tak salah rakyat menuntut ke Presiden Jokowi," kata Raya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (27/1).

Dikatakan Raya, Sri Mulyani sebagai Menteri Keuangan 'terbaik di dunia' seharusnya mampu mencarikan solusi untuk tidak menaikkan iuran BPJS Kesehatan kelas III. Supaya rakyat kecil yang keberatan untuk membayar iuran BPJS Kesehatan, tidak menyalahkan Presiden Jokowi.

Raya juga menekankan, jika BPJS Kesehatan dan Kemenkes serta DPR marah-marah, Sri Mulyani selaku Menteri Keuangan 'terbaik di dunia' harus mampu cari solusi kenaikan iuran kelas III.

"Pak Jokowi harus perintahkan SMI (Sri Mulyani Indrawati) cari jalan keluar, agar iuran kelas III tidak naik," tegas Raya.

Kolom Komentar


Video

NOORCA M. MASSARDI: Ketika Harta | Puisi Hari Ini

Senin, 10 Februari 2020
Video

[FULL] | Singgung Film Avengers: Endgame, Pidato Jokowi di Parlemen Australia

Senin, 10 Februari 2020
Video

30 Tahun MURI, Bakti Sosial ke Kampung Sumur

Selasa, 11 Februari 2020