Penerbangan Dari Dan Ke China Ditutup Mulai Lusa

Senin, 03 Februari 2020, 08:47 WIB
Laporan: Sarah Meiliana Gunawan

Para menteri saat umumkan larangan terbang ke China/Net

Pemerintah menangguhkan sementara penerbangan langsung dari dan ke daratan China untuk sementara waktu. Keputusan ini akan berlaku mulai Rabu (5/1) pukul 00.00 WIB.

Demikian yang disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Retno Marsudi saat memberi keterangan pers di Bandara Halim Perdanakusuma bersama dengan Menko PMK Muhadjir Effendy, Menhub Budi Karya Sumadi, Menkumham Yasonna Laoly, dan Kepala BNPB Doni Monardo, Minggu (2/2).

Larangan juga berlaku bagi semua pendatang yang telah tiba di daratan China dan sudah berada di sana selama 14 hari.

"Mereka tidak diizinkan masuk dan melakukan transit di Indonesia,” ujar Retno seperti yang dikutip dari laman Setkab, Senin (3/2).

Selain itu, Retno juga menyampaikan bahwa kebijakan pemberian visa kunjungan dan visa on arrival untuk warga negara China yang bertempat tinggal di daratan China untuk sementara dihentikan.

“Pemerintah meminta warga negara Indonesia untuk sementara tidak melakukan perjalanan ke mainland China,” lanjutnya.

Sebelum memutuskan langkah ini, pemerintah Indonesia telah mengevakuasi sebanyak 243 WNI yang tinggal di Provinsi Hubei. Mereka diterbangkan menggunakan Batik Air untuk kemudian transit di Batam dan diterbangkan kembali ke Natuna untuk menjalani observasi selama 14 hari.

Kolom Komentar


Video

Update COVID-19: Luhut dan Jokowi Satu Suara Virus Corona Tidak Cocok Cuaca Panas Indonesia

Jumat, 03 April 2020
Video

JODHI YUDOYONO: Ketika Membayangkan | Puisi Hari Ini

Jumat, 03 April 2020
Video

Update COVID-19 | Jumat 3 April, Positif 1.986 orang, dan 181 Meninggal

Jumat, 03 April 2020