Jiwasraya Menyeret Pejabat Negara? Didik Mukrianto: Kemungkinan Itu Selalu Ada

Jumat, 14 Februari 2020, 17:22 WIB
Laporan: Raiza Andini

Ilustrasi Jiwasraya/Net

Usulan pembentukan panitia khusus (Pansus) Jiwasraya sengaja digulirkan lantaran muncul dugaan adanya keterlibatan aktor besar di balik kasus gagalnya pembayaran nasabah JS Saving Plan.

Namun demikian, anggota Komisi III DPR RI Fraksi Demokrat, Didik Mukrianto mengaku tak mengetahui secara pasti terkait dugaan adanya aktor utama dari ranah pejabat tinggi negara.

“Saya tidak tahu. Kemungkinan itu selalu terbuka dimanapun karena kalau melihat korbannya, melihat lembaganya, cara, jumlah (kerugian), kemudian siapa yang terlibat, beberapa orang di pemberitaan juga kemarin menyampaikan bahwa ada lingkaran kekuasaan yang bermain di kasus Jiwasraya,” ucap Didik di Komplek Parlemen, Senayan, Jumat (14/2).

Oleh karena itu, pihaknya mengatakan bahwa kasus Jiwasraya tersebut dinilai sebagai white collar crime atau kejahatan kerah putih.

“Makanya kenapa saya bilang white colar crime karena ini memang kejahatan yang hampir sempurna. Menjadi tidak sempurna karena ketahuan saja," tandasnya.
EDITOR: DIKI TRIANTO

Kolom Komentar


Video

NOORCA M. MASSARDI: Ketika Harta | Puisi Hari Ini

Senin, 10 Februari 2020
Video

[FULL] | Singgung Film Avengers: Endgame, Pidato Jokowi di Parlemen Australia

Senin, 10 Februari 2020
Video

30 Tahun MURI, Bakti Sosial ke Kampung Sumur

Selasa, 11 Februari 2020