Kepuasan Terhadap Maruf Amin Rendah, Saleh Daulay: Jokowi Masih Mendominasi

Saleh Daulay/Net

Dalam survei IndoBarometer disebutkan kepuasan publik terhadap kinerja Wakil Presiden Maruf Amin rendah, hanya sebesar 37,5 persen.

Angka tersebut jauh dibandingkan Jusuf Kalla saat masih menjabat Wapres, yang meraih tingkat kepuasan publik 53,3 persen.

Menanggapi hasil survei ini, anggota Wakil Ketua Fraksi PAN, Saleh Partaonan Daulay, menyebut wajar jika kepuasan publik terhadap Maruf Amin lebih rendah. Sebab Jokowi masih mendominasi dalam sejumlah kegiatan pemerintah.

“Maruf Amin memang masih belum kelihatan peran strategisnya dalam melaksanakan program pemerintah,” ujar Saleh Daulay kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Senin (16/2).

Saleh Daulay bahkan membandingkan eksitensi Maruf Amin di hadapan publik dengan sejumlah menteri di Kabinet Indonesia Maju.

“Kalau mau jujur, Maruf Amin bisa jadi lebih jarang muncul dibandingkan dengan beberapa menteri yang ada. Katakanlah, seperti Menteri BUMN, Menteri PUPR, Pertanian, Perhubungan, dan lain-lain. Mungkin karena memang Maruf tidak terlibat langsung dalam eksekusi program-program yang ada,” jelasnya.

Menurut aktivis muda Muhammadiyah ini, Ketua MUI nonaktif tersebut tidak banyak menghadiri acara-acara seremonial di daerah. Hanya segelintir acara yang dihadiri Maruf Amin, salah satunya yang berkaitan dengan bidang keagamaan.

“Kalau yang sifatnya seremonial dalam bidang pembangunan fisik dan infrastruktur, keikutsertaannya masih tergolong sedikit,” katanya.

“Mungkin sudah bagi tugas dengan presiden. Saya dengar, salah satu tugas wakil presiden adalah fokus dalam bidang program deradikalisasi. Kalau itu, tentu porsinya sangat sedikit,” tandasnya.
EDITOR: AGUS DWI

Kolom Komentar


Video

Jasad ABK WNI Ditemukan di Frezeer Kapal China

Jumat, 10 Juli 2020
Video

Waspada!! Gunung Merapi Menggelembung

Sabtu, 11 Juli 2020

Artikel Lainnya

Anies Kemungkinan Tarik Rem Darurat, Ini Kata Politikus Gerindra
Politik

Anies Kemungkinan Tarik Rem ..

14 Juli 2020 12:45
Jokowi: Yang Tidak Patuhi Protokol Kesehatan Bisa Didenda Hingga Pidana
Politik

Jokowi: Yang Tidak Patuhi Pr..

14 Juli 2020 12:26
Lonjakan Kasus Corona Di Ibukota Bukan Karena Lemahnya Pengawasan, Politikus Gerindra Beberkan Faktor Penyebabnya
Politik

Lonjakan Kasus Corona Di Ibu..

14 Juli 2020 12:22
Menkes Ubah Istilah ODP-PDP-OTG, Pimpinan DPR: Yang Lebih Penting Jaga Ketat Protokol Kesehatan
Politik

Menkes Ubah Istilah ODP-PDP-..

14 Juli 2020 12:18
Wacana Hukuman Kurungan Bagi Warga Jabar Yang Tak Pakai Masker Terkesan Jadi Kriminalisasi
Politik

Wacana Hukuman Kurungan Bagi..

14 Juli 2020 12:09
Presiden Bakal Bubarkan 18 Lembaga, Pimpinan DPR: Memang Ada Lembaga Negara Yang Lambat
Politik

Presiden Bakal Bubarkan 18 L..

14 Juli 2020 11:34
Prediksi Corona Meleset, Natalius Pigai Ragu Jokowi Punya Reputasi Sebagai The Real Presiden
Politik

Prediksi Corona Meleset, Nat..

14 Juli 2020 11:10
Jokowi
Politik

Jokowi Koreksi Puncak Corona..

14 Juli 2020 10:56