Nasdem Harus Panggil Akbar Faizal, Pecat Kalau Terbukti Menyerang Partai

Senin, 17 Februari 2020, 19:08 WIB
Laporan: Sarah Meiliana Gunawan

Akbar Faizal/Net

Partai Nasdem lewat Majelis Tinggi, Dewan Pertimbangan atau Dewan Pakar harus memanggil kadernya Akbar Faizal.

Mantan anggota DPR itu harus diklarfikasi soal 'serangan' terhadap partainya.

Nagara Institute (NI) yang dibidani politisi Partai Nasdem Akbar Faizal merilis, Nasdem adalah partai politik peringkat pertama yang terpapar dinasti politik hasil pemilihan anggota DPR 2019.

NI merilis sebesar 17.22 persen anggota DPR hasil Pileg 2019 terpapar dinasti politik. Atau, sebanyak 99 dari 575 anggota legislatif terpilih memiliki hubungan dengan pejabat publik.

Partai Nasdem (33,90 persen), Partai Golkar (31,58 persen), PDI Perjuangan (21,18 persen), Partai Gerindra (18,52 persen), Partai Demokrat (18,18 persen), PAN (16,67 persen), PPP (13,28 persen), PKS (8 persen), dan PKB (5,17 persen).

Direktur Eksekutif Political and Public Policy Studies, Jerry Massie, mengatakan, kalau terbukti Akbar Faizal ingin menjelek-jelekkan Nasdem, dia harus segera dikeluarkan.

"Kalau terbukti ada niat dan langkah-langkah menyerang Nasdem, pecat saja. Apalagi dia bukan kader Nasdem asli, dia adalah politisi kutu loncat yang pindah dari Hanura," ujar Jerry Massie, Senin (17/7).

Dijelaskan Jerry Massie, apapun alasannya, secara politik tidak etis seorang kader menyerang partainya sendiri.

"Inikan membuka aib partainya sendiri. Sangat tidak etis," tutupnya.

Kolom Komentar


Video

Update COVID-19: Luhut dan Jokowi Satu Suara Virus Corona Tidak Cocok Cuaca Panas Indonesia

Jumat, 03 April 2020
Video

JODHI YUDOYONO: Ketika Membayangkan | Puisi Hari Ini

Jumat, 03 April 2020
Video

Update COVID-19 | Jumat 3 April, Positif 1.986 orang, dan 181 Meninggal

Jumat, 03 April 2020