BPIP Sosialisasi Pancasila Lewat Tiktok, Romo Benny: Jangan Tinggalkan Generasi Tua

Rabu, 19 Februari 2020, 09:00 WIB
Laporan: Raiza Andini

Romo Benny Susetyo/Net

Kepala Badan Pembinaan dan Ideologi Pancasila (BPIP), Yudian Wahyudi, kembali bikin kontroversi. Setelah menyatakan agama adalah musuh Pancasila, kini dia berencana melakukan sosialisasi Pancasila melalui aplikasi kekinian, YouTube dan TikTok.

Rencana sosialisasi Pancasila melalui beragam media sosial ini disebut karena ingin menyasar generasi milenial.

Namun demikian, menurut Romo Benny Susetyo, ide sosialisasi Pancasila lewat YouTube dan TikTok tetap tidak boleh meninggalkan generasi tua.

“Prioritas utama (generasi milenial), tapi tidak berarti meninggalkan golongan generasi tua juga. Jadi BPIP akan memperkuat ideologi bangsa lewat beberapa cara. Lewat dunia digitalisasi dan media massa, juga akan membangun network,” ujar Romo Benny kepada wartawan, Rabu (19/2).

“Maka BPIP akan melibatkan sesuai dengan selera anak-anak muda. Dari hasil riset, anak muda kan lebih suka olahragawan, film, lagu, kuliner. Nah kita masuk dalam pintu itu, dan akan memperkuat dalam arah kebijakan-kebijakan publik,” tambahnya.

Menurutnya, dua platform yang digunakan untuk sosialisasi Pancasila bertujuan agar dapat menyasar generasi milenial yang tak pernah berhenti menggunakan gadget.

“Ya YouTube, ya TikTok, itu semuanya digunakan. Jadi bagaimana mengkapitalisasi pesan-pesan Pancasila dalam dunia maya,” tandasnya.
EDITOR: AGUS DWI

Kolom Komentar


Video

Update COVID-19: Luhut dan Jokowi Satu Suara Virus Corona Tidak Cocok Cuaca Panas Indonesia

Jumat, 03 April 2020
Video

JODHI YUDOYONO: Ketika Membayangkan | Puisi Hari Ini

Jumat, 03 April 2020
Video

Update COVID-19 | Jumat 3 April, Positif 1.986 orang, dan 181 Meninggal

Jumat, 03 April 2020