Gaduh RUU Ciptaker, Ketua MPR RI: Gitu Saja Kok Repot

Rabu, 19 Februari 2020, 14:10 WIB
Laporan: Raiza Andini

Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo/RMOL

Klaim kesalahan ketik dalam Omnibus Law RUU Cipta Kerja (Ciptaker) yang banyak dikritisi sejumlah pihak, khususnya di Pasal 170 yang menyebut kewenangan pemerintah mengubah UU menggunakan peraturan pemerintah (PP) ditanggapi santai oleh pimpinan MPR RI.

Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo mengatakan, hal itu bukan masalah besar karena masih sebatas draf dan belum disahkan.

“Karena saya bukan yang menyusun, saya tidak tahu itu salah apa betul. Tapi, yang pasti kalau sudah disampaikan salah ketik, tinggal kita biasa saja, kok gitu saja repot,” ujar Bamsoet, sapaan Ketua MPR RI di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (19/2).

Hingga kini pun, jelasnya, belum ada satu pembahasan resmi yang dilakukan DPR RI dengan stakeholder terkait. Persoalan menabrak atau tidaknya RUU tersebut dengan aturan lain baru akan diperdebatkan dalam pembahasan resmi.

“Yang pasti, DPR juga akan mengundang para pihak, akademisi, praktisi, dan lain-lain sebagaimana tata cara pembuatan undang-undang. Pasti akan terbuka dan terjadi perdebatan di situ,” katanya.

Sembari menunggu pengesahan RUU tersebut, pihaknya juga sangat menerima segala masukan dari masyarakat jika ada beberapa hal yang keliru.

"Dalam draf, semua kemungkinan pasti ingin ditampung atau dimasukkan, tapi apakah itu yang menjadi keinginan masyarakat semua, itu nanti hasil akhir kita lihat. bersama Kalau tidak sesuai dengan keinginan masyarakatkan, ada Sekretariat Negara untuk ruang gugatan di MK,” tandasnya.
EDITOR: DIKI TRIANTO

Kolom Komentar


Video

Pasca Positif COVID-19, kondisi Menteri Perhubungan Budi Karya Membaik

Selasa, 31 Maret 2020
Video

Bupati Bintan Tegas, 39 TKA China Diperintahkan Angkat Kaki

Rabu, 01 April 2020
Video

#DiRumahAja, Ini Perjuangan Tenaga Medis Proteksi Diri Mencegah Penyebaran Virus Corona

Kamis, 02 April 2020