GP Ansor: RUU Ciptaker Lebih Utamakan Investor Dibanding Pencari Kerja

Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor, Yaqut Cholil Qoumas/Net

Naskah akademik draf Omnibus Law RUU Cipta Kerja turut dikaji Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) secara intensif dan komprehensif.

Hasilnya, GP Ansor menilai draf yang kini sudah masuk di meja DPR RI itu tidak jujur dan cenderung tak berpihak kepada lapangan pekerjaan.

“Karena dalam pengamatan dan kajian kami, RUU ini lebih merupakan RUU yang menitikberatkan pada investasi dan investor daripada menciptakan lapangan kerja dan para pekerja,” ujar Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor, Yaqut Cholil Qoumas dalam keterangan tertulisnya, Rabu (19/2).

Dari pencermatannya, pemerintah terkesan memaksakan publik untuk menerima RUU tersebut dengan beragam narasi yang justru belum memperlihatkan keberpihakannya kepada rakyat kecil.

"Publik diyakinkan agar menerima RUU pada argumen 'memperbanyak investasi, menarik investor' daripada narasi bagaimana menciptakan dan mengembangkan lapangan kerja bagi usia kerja produktif Indonesia agar lebih berdaya di era industri 4.0,” paparnya.

Dengan komunikasi yang buruk inilah, jelasnya, pemerintah menghasilkan rancangan undang-undang yang terkesan tidak jujur.
EDITOR: DIKI TRIANTO

Kolom Komentar


Video

Jendela Usaha • Peluang Budidaya Ubi Jalar

Rabu, 24 Februari 2021
Video

Gunung Gede Pangrango kembali terlihat lagi dari Kota Jakarta

Rabu, 24 Februari 2021
Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Melacak Tokoh Potensial 2024

Kamis, 25 Februari 2021

Artikel Lainnya

Terima Audiensi Pengusaha Warteg, Komisi VI FPDIP Minta Satpol PP Lebih Ramah
Politik

Terima Audiensi Pengusaha Wa..

05 Maret 2021 23:33
Ketum PGK: Tidak Boleh Ada Campur Tangan Kekuasaan Untuk Mencaplok Kepemimpinan Parpol
Politik

Ketum PGK: Tidak Boleh Ada C..

05 Maret 2021 23:13
Ketua Majelis Tertinggi Demokrat: Syarat KLB Tidak Terpenuhi
Politik

Ketua Majelis Tertinggi Demo..

05 Maret 2021 22:25
Bandingkan Pengambilalihan PDIP Di Zaman Orba, Saiful Mudjani: Sekarang Ironi Luar Biasa
Politik

Bandingkan Pengambilalihan P..

05 Maret 2021 22:06
SBY: Demokrat Dan Bangsa Indonesia Berkabung
Politik

SBY: Demokrat Dan Bangsa Ind..

05 Maret 2021 22:03
AHY: Sejak Awal, Motif KSP Moeldoko Ingin Mengambil Alih Kepemimpinan Partai Demokrat
Politik

AHY: Sejak Awal, Motif KSP M..

05 Maret 2021 21:39
DPC Demokrat Sukoharjo Usut Kabar Kader Hadiri KLB Ilegal
Politik

DPC Demokrat Sukoharjo Usut ..

05 Maret 2021 20:37
Airlangga Harap Rapimnas Golkar Hasilkan Keputusan Strategis Untuk 2024
Politik

Airlangga Harap Rapimnas Gol..

05 Maret 2021 20:24