Mengaku Kecolongan, Fraksi Golkar Tarik Dukungan Dari Pembahasan RUU Ketahanan Keluarga

Nurul Arifin/Net

Anggota Badan Legislatif (Baleg) dari Fraksi Partai Golkar merasa kecolongan terkait adanya RUU Ketahanan Keluarga yang masuk Prolegnas 2020. Sebab, dalam RUU tersebut negara dianggap terlalu jauh mengintervensi urusan domestik keluarga.

Atas dasar itu, Fraksi Partai Golkar secara tegas menarik dukungan pembahasan RUU tersebut.

Demikian disampaikan Kapoksi Baleg Fraksi Partai Golkar, Nurul Arifin dalam keterangannya, Kamis (20/2).

"Kami menarik dukungan terhadap RUU Ketahanan Keluarga ini. Tidak seharusnya urusan domestik cara mengurus dan mengasuh anak diintervensi negara," tegasnya.

Menurut Nurul Arifin, setiap keluarga memiliki entitasnya masing-masing yang tidak bisa diintervensi oleh siapapun. Alih-alih RUU ini sangat berorientasi menafikan heterogenitas keluarga.

"Alasan tentang tanggung jawab negara terhadap kesejahteraan dan lain-lain, negara sudah memiliki banyak program, seperti PIP, PKH, BPJS dan sebagainya," jelasnya.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar ini sejak awal sudah keberatan digulirakannya RUU Ketahanan Keluarga di Badan Legislatif.

"Saya di Baleg sudah berkeberatan sejak RUU tersebut dipresentasikan," tuturnya.

Golkar merasa kecolongan ada salah satu anggotanya yang ikut mengusung RUU Ketahanan Keluarga di Baleg DPR.

"Seharusnya yang bersangkutan berkonsultasi dan presentasi kepada fraksi sebelum menjadi pengusung suatu RUU," sesal Nurul Arifin.

Kolom Komentar


Video

Viral Tenaga Medis Keluar Dengan APD Lengkap Sambil Teriak "Kami Capek, Kami Capek"

Jumat, 22 Mei 2020
Video

Habib Umar Assegaf dan Satpol PP Asmadi Saling Memaafkan

Sabtu, 23 Mei 2020
Video

Rekaman CCTV Kecelakaan Pesawat Pakistan di Pemukiman Padat Penduduk

Sabtu, 23 Mei 2020

Artikel Lainnya

DPR Soal Kepmenkes The New Normal: Negara Belum Mampu Topang 100 Persen Perekonomian
Politik

DPR Soal Kepmenkes The New N..

25 Mei 2020 17:41
MUI: Selebaran Catut DP MUI Tolak Rapid Test Alat PKI Adalah Hoax!
Politik

MUI: Selebaran Catut DP MUI ..

25 Mei 2020 17:12
Pemerintah Keluarkan Kepmenkes The New Normal, Saleh Daulay:  Jangan Terlalu Gembira Dengan Aturan!
Politik

Pemerintah Keluarkan Kepmenk..

25 Mei 2020 15:37
Copot Kapolsek Tertidur, Kapolda Jatim Diminta Belajar Dari Menhan Prabowo
Politik

Copot Kapolsek Tertidur, Kap..

25 Mei 2020 15:16
Copot Kapolsek Yang Tertidur Saat Rapat, IPW: Kapolda Jatim Lebay
Politik

Copot Kapolsek Yang Tertidur..

25 Mei 2020 14:15
Minta Diberi Kesempatan Empat Tahun Lagi, Trump: Percayalah, Ekonomi Akan Melonjak Pada 2021
Politik

Minta Diberi Kesempatan Empa..

25 Mei 2020 13:29
Tak Perlu Paksakan Pilkada, Jika Pandemik Covid-19 Belum Tuntas
Politik

Tak Perlu Paksakan Pilkada, ..

25 Mei 2020 12:40
Pemudik Diimbau Tidak Balik Ke Jakarta Dulu, Pengamat: Jika Corona Ingin Cepat Beres, Baiknya Begitu
Politik

Pemudik Diimbau Tidak Balik ..

25 Mei 2020 12:15