Muhadjir Effendy: Orang Kaya Nikahi Orang Miskin Cuma Saran, Bukan Wajib

Kamis, 20 Februari 2020, 17:05 WIB
Laporan: Ahmad Alfian

Menko PMK Muhadjir Effendy (tengah)/RMOL

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy mendadak menjadi sorotan setelah dirinya menyarankan agar Menteri Agama Fachrul Razi menerbitkan regulasi soal pernikahan lintas status sosial.

"Yang miskin wajib cari yang kaya, yang kaya cari yang miskin," kata Muhadjir di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (19/2).

Sontak pernyataan Muhadjir Effendy tersebut mengundang banyak reaksi dari berbagai pihak. Melihat situasi yang kian gaduh, mantan rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) itu meluruskan.

"Itu kan intermezo, selingan dari ceramah saya. Fatwa itu apa? Fatwa artinya memberi saran, menganjurkan. Jadi jangan dipahami terus wajib segala," ungkapnya saat ditemui di Kantor Kemenko PMK, Kamis (20/2).

Muhadjir menyatakan demikian karena berdasarkan pengamatannya, Indonesia mempunyai problem keluarga miskin. Ada semacam fenomena bahwa mereka yang berkategori miskin akan mencari pasangan yang selevel dengan keluarganya.

"Karena ada kecenderungan kan, keluarga miskin akan cari menantu sesama mereka. Ada bagusnya kalau ada anjuran. Fatwa itu artinya anjuran, kalau yang kaya jangan cari menantu yang kaya juga," tandasnya.

Kolom Komentar


Video

Pasca Positif COVID-19, kondisi Menteri Perhubungan Budi Karya Membaik

Selasa, 31 Maret 2020
Video

Bupati Bintan Tegas, 39 TKA China Diperintahkan Angkat Kaki

Rabu, 01 April 2020
Video

#DiRumahAja, Ini Perjuangan Tenaga Medis Proteksi Diri Mencegah Penyebaran Virus Corona

Kamis, 02 April 2020