Fahri Hamzah: Salam Pancasila Bukti Elite Sedang Gamang

Senin, 24 Februari 2020, 02:00 WIB
Laporan: Diki Trianto

Fahri Hamzah/RMOL

Polemik ucapan assalamualaikum yang diganti salam Pancasila dinilai sebagai wujud kegamangan elite-elite Indonesia dalam memahami naskah-naskah dan pilar-pilar kebangsaan yang sudah final.

“Disayangkan sekali, ada pejabat-pejabat kurang memahami bahwa naskah-naskah tersebut sudah final,” kata Wakil Ketua Umum Partai Gelora Fahri Hamzah kepada Kantor Berita RMOLLampung, Minggu (23/2).

Meski sudah diklarifikasi Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Kepala BPIP Yudian Wahyudi, polemik tersebut tak bisa dielakkan.

Akibat kegamangan pascarefornasi ini, ada pejabat yang tidak mampu meletakkan posisi atau porsi prosesi keagaamaan dan porsi prosesi kenegaraan yang sudah final. Menurutnya, porsi prosesi keagamaan itu ada di ruang pribadi, sedangkan porsi prosesi kebangsaan ada di ruang publik.

“Itu jangan ditukar-tukar, bacaan shalat karena menganut Turkisme pakai Bahasa Turki, azan diganti pula Bahasa Indonesia. Nanti orang khitan dan tidur, doanya Pancasila,” tegasnya.

Pancasila merupakan ideologi sebagai asas negara yang sudah final dan tidak perlu diperdebatkan lagi. Namun, masih saja ada pihak-pihak yang seolah terus memprovokasi bahwa Pancasila belum final.

“Ini yang saya khawatir, ada yang rawan ini. Ada yang memprovokasi seolah-olah ini (Pancasila) belum final,” tutupnya.
EDITOR: DIKI TRIANTO

Kolom Komentar


Video

Pasca Positif COVID-19, kondisi Menteri Perhubungan Budi Karya Membaik

Selasa, 31 Maret 2020
Video

Bupati Bintan Tegas, 39 TKA China Diperintahkan Angkat Kaki

Rabu, 01 April 2020
Video

#DiRumahAja, Ini Perjuangan Tenaga Medis Proteksi Diri Mencegah Penyebaran Virus Corona

Kamis, 02 April 2020