Berpotensi Jadi Presiden, Alasan Anies Baswedan Dipepet Kekuatan Oligarki Ekonomi

Dato Sri Tahir dan Anies Baswedan/Net

Bacaan politik 2024 mulai dikemukakan oleh sejumlah lembaga survei dan pengamat politik. Beberapa nama pun mulai muncul, dan digadang-gadang bakal melanjutkan estafet Presiden Joko Widodo kelak.

Menariknya, para pemilik modal sudah mulai melakukan pendekatan dengan sejumlah tokoh. Salah satunya adalah Bos Mayapada Group Dato Sti Tahir, yang memberikan bantuan kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Bantuan itu berupa 210 gerobak dan 20 booth untuk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di wilayah ibukota Jakarta.

Lantas, langkah Dato Sri Tahir ini mendapat tanggapan dari pengamat politik Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Ubaedillah Badrun.

Dia berpandangan, para pemilik modal mulai mencari cara untuk mengamankan bisnisnya dalam jangka waktu yang panjang.

"Cara baru itu adalah bagaimana mereka membaca orang-orang yang berpotensi memimpin di masa depan," ungkap Ubaedillah Badrun saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Senin (24/2).

Disamping itu, Ubaedillah Badrun juga melihat tren politik saat ini memiliki kecendrungan yang lebih liberal. Dengan kata lain, dua kekuatan besar di pemerintahan, yakni oligarki politik dan oligarki ekonomi, tidak selalunya sejalan.

"Oligarki ekonomi punya kepentingan untuk bisnisnya. Jadi secara politik bisa dianggap sebagai sesuatu yang wajar terjadi disituasi politik sekarang yang sangat liberalistik," kata Ubaedillah Badrun.

Oleh karena itu, pendiri FKSMJ 1996 ini menyimpulkan, Anies Baswedan kemungkinan besar didukung oleh salah satu kekuatan oligarki ekonomi yang ada di Indonesia.

"Pak Anies ini berpotensi untuk masa depan, dan hasil survei menunjukan Pak Anies signifikan ya," sebut Ubaedillah Badrun.

"Tentu oligarki ekonomi ini ingin menemukan cara-cara baru agar bagaimana mereka bertahan," tutupnya menambahkan.

Kolom Komentar


Video

Viral Tenaga Medis Keluar Dengan APD Lengkap Sambil Teriak "Kami Capek, Kami Capek"

Jumat, 22 Mei 2020
Video

Habib Umar Assegaf dan Satpol PP Asmadi Saling Memaafkan

Sabtu, 23 Mei 2020
Video

Rekaman CCTV Kecelakaan Pesawat Pakistan di Pemukiman Padat Penduduk

Sabtu, 23 Mei 2020

Artikel Lainnya

Pengamat: Parpol Inginkan Reshuffle, Rakyat Ingin Ganti Pemerintahan
Politik

Pengamat: Parpol Inginkan Re..

27 Mei 2020 00:31
Muncul Isu Reshuffle Kabinet, Menteri Ini Layak Didepak Karena Rapor Kinerjanya Merah
Politik

Muncul Isu Reshuffle Kabinet..

26 Mei 2020 22:55
Wamendes Bongkar Penyalahgunaan BLT Dana Desa, Gertak: Langkah Tepat Bersihkan Korupsi Pejabat Daerah
Politik

Wamendes Bongkar Penyalahgun..

26 Mei 2020 22:46
Sebelum Terapkan The New Normal Covid-19, Lestari Moerdijat Minta Pemerintah Mengacu Pada Kajian Ilmiah
Politik

Sebelum Terapkan The New Nor..

26 Mei 2020 22:42
Kalau Reshuffle Kabinet, Jokowi Harus Ganti Luhut, Terawan Dan Juliari
Politik

Kalau Reshuffle Kabinet, Jok..

26 Mei 2020 22:24
Alumni IPDN: Kenapa Harus Mendatangkan Biduan Dangdut Ke Kampus?
Politik

Alumni IPDN: Kenapa Harus Me..

26 Mei 2020 21:55
Mayoritas Masyarakat Tak Puas Gaya Jokowi Dan Kabinetnya Tangani Corona
Politik

Mayoritas Masyarakat Tak Pua..

26 Mei 2020 20:47
Pada Situasi Krisis Covid-19, Pemerintah Jangan Sia-siakan Siti Fadilah Supari
Politik

Pada Situasi Krisis Covid-19..

26 Mei 2020 20:31