Virus Corona Hentikan Ibadah Umrah, INDEF: Ini Force Majure, Tapi Berdampak ke Ekonomi RI

Tauhid Ahmad/RMOL

Pemerintahan Arab Saudi telah menghentikan sementara izin visa untuk umroa dan kunjungan wisata ke Masjid Nabawi. Alasannya, untuk mencegah penyebaran virus Covid-19.

Salah satu negara yang diberikan tanda merah oleh Arab Saudi, alias negara yang dilarang mendatangkan warganya adalah Indonesia.

Hal ini menjadi sorotan Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Tauhid Ahmad.

Kebijakan yang diterapkan Arab Saudi, menurutnya, suatu hal yang wajar atas kejadian force majure atau fenomena yang terjadi diluar kehendak manusia.

"Kalau bicara kejadian ini kan force majure, luar biasa. Kita enggak bisa mengelak sesuatu yang di luar perkiraan awal," kata Tauhid saat ditemui di ITS Tower, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Kamis (27/2).

Tauhid Ahmad mengaku, sikap pemerintah Indonesia pun sudah tepat untuk menunda perjalanan umrah masyarakat.

Tetapi, jika kebijakan izin visa Arab Saudi ini berlangsung lama, diprediksi ekonomi Indonesia juga bakal terdampak.

"Tentu saja dampak ke domestik ada enggak? Ada. Domestik selain enggak bisa berangkat (umrah), tentu saja penerimaan ke travel agent dan ujungnya ke penerimaan negara," jelasnya.

Pada musim haji dan umrah, dijelaskan Tauhid, setiap travel agent bisa mendapatkan keuntungan mencapai 80 persen dari hari biasanya.

"Setelah (musim haji dan umrah) itu kosong, paket-paket pesawat yang sifatnya booking, pasti akan terimbas," tuturnya.

Selain itu, pemerintah juga diharapkan bisa memastikan kompensasi terhadap jamaah umroh yang tidak jadi berangkat bisa ditanggung sepenuhnya oleh travel agent.

"Tour and travel memberikan kompensasi penting, soal uang yang ditaruh bisa dikembalikan ke jemaah. Yang mau berangkat, taunya batal karena corona itu akan mengalami kerugian," sebut Tauhid Ahmad.

"Ini juga menjaga jemaah kita terhindar dari penyakit pada akhirnya bisa mengurangi beban negara dalam mengurus," pungkasnya.

Kolom Komentar


Video

Wanita Terbakar Dalam Mobil di Sukoharjo, Diduga Korban Pembunuhan

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

DENDI RAMADHONA DAN PESAWARAN

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

Diduga Melanggar, Bawaslu Panggil Calon Bupati Semarang

Kamis, 22 Oktober 2020

Artikel Lainnya

Eva K. Sundari: Saya Akui Komunikasi Publik Pemerintahan Jokowi Buruk
Politik

Eva K. Sundari: Saya Akui Ko..

25 Oktober 2020 23:50
Sugi Nur Ditangkap Polisi, Ujang Komarudin: Seharusnya Mengkritik Tidak Perlu Dilaporkan
Politik

Sugi Nur Ditangkap Polisi, U..

25 Oktober 2020 23:20
Sandiaga Uno Didorong Maju Caketum PPP, Achmad Baidowi: Baru Sekadar Wacana
Politik

Sandiaga Uno Didorong Maju C..

25 Oktober 2020 23:03
Belum Terkatrol, Elektabilitas Gatot Masih Kalah Dari AHY Sejak Februari Hingga Saat ini
Politik

Belum Terkatrol, Elektabilit..

25 Oktober 2020 22:57
Peringatkan Jokowi, PDIP: Ada Parpol Pendukung Yang Diduga Main Dua Kaki Untuk Menggoyang Presiden
Politik

Peringatkan Jokowi, PDIP: Ad..

25 Oktober 2020 22:19
SBLF Riset: Mahyeldi-Audy Unggul Dengan Kekuatan Milenial
Politik

SBLF Riset: Mahyeldi-Audy Un..

25 Oktober 2020 21:51
Survei Capres 2024, Ganjar Secara Mengejutkan Kangkangi Prabowo Dan Anies Baswedan
Politik

Survei Capres 2024, Ganjar S..

25 Oktober 2020 21:30
Gelar Perpisahan Di Mekkah, Habib Rizieq Pulang Ke Indonesia Bulan Maulid
Politik

Gelar Perpisahan Di Mekkah, ..

25 Oktober 2020 21:17