Tim Evakuasi Mendarat Di Jepang, Rapatkan Penjemputan 68 WNI Yang Ada di Kapal Diamond Princess

Kapal Diamond Princess yang Berlabuh dan Dikarantina di Yokohama/Net

KBRI Tokyo mengabarkan Tim Evakuasi WNI yang ada di Kapal Diamond Princess telah tiba di Jepang dan mengadakan rapat persiapan dengan KBRI Tokyo, pada Sabtu (29/2).

Tim Evakuasi terdiri dari Kemenlu, Kemenkes, TNI, dan Garuda Indonesia.

"Tim evakuasi 68 WNI ABK yang ada di Diamond Princess, terdiri atas unsur Kemenlu, Kemenkes, TNI, dan Garuda Indonesia, telah bergabung dengan KBRI Tokyo dan pada hari Sabtu ini telah memulai proses persiapan untuk evakuasi para WNI tersebut dengan mengadakan rapat," tulis KBRI Tokyo dalam keterangannya yang dirilis di akun Twitter.

Koordinator Fungsi Penerangan dan Sosial Budaya KBRI Tokyo, Eko Junor, dalam keterangannya yang diterima Kantor Berita Politik RMOL, menguraikan ada tiga mitra yang penting yang tidak bisa diabaikan bagi kelancaran evakuasi ini, di mana sejak awal proses karantina telah dijalin hubungan baik oleh KBRI Tokyo.

"Tiga mitra tersebut adalah Kementerian Luar Negeri Jepang sebagai mitra harian KBRI Tokyo yang membantu kontak dengan Aparat Kesehatan Pemerintah Jepang. Lalu manajemen Princess Cruises selaku mitra para WNI. Serta para WNI itu sendiri yang kita jaga semangatnya walaupun mereka tetap harus bekerja saat dikarantina," terang Eko Junor, Sabtu (29/2).

Dalam mempersiapkan proses evakuasi tersebut. Tim Gabungan Pusat dan KBRI Tokyo ini bersandarkan pada Protokol Kesehatan Indonesia dengan perhatian pada prinsip pencegahan penyebaran virus.

Operasi evakuasi di lapangan akan dibantu sepenuhnya oleh Kemlu Jepang, Japan Self Defense Forces (JSDF), manajemen Princess Cruises, serta Kepolisian Tokyo Metropolitan.

Sebelumnya Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi mengumumkan ada 2 WNI yang tidak ikut dievakuasi karena melanjutkan kerja di atas kapal Diamond Princess. Sementara 8 WNI ABK tengah dalam perawatan di rumah sakit di Jepang.

Tim Evakuasi dan KBRI Tokyo menyampaikan terlma kaslh atas kerja sama para WNI ABK serta semua pihak yang mendukung proses pemulangan WNI tersebut.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

Viral Tenaga Medis Keluar Dengan APD Lengkap Sambil Teriak "Kami Capek, Kami Capek"

Jumat, 22 Mei 2020
Video

Habib Umar Assegaf dan Satpol PP Asmadi Saling Memaafkan

Sabtu, 23 Mei 2020
Video

Rekaman CCTV Kecelakaan Pesawat Pakistan di Pemukiman Padat Penduduk

Sabtu, 23 Mei 2020

Artikel Lainnya

DPR Soal Kepmenkes The New Normal: Negara Belum Mampu Topang 100 Persen Perekonomian
Politik

DPR Soal Kepmenkes The New N..

25 Mei 2020 17:41
MUI: Selebaran Catut DP MUI Tolak Rapid Test Alat PKI Adalah Hoax!
Politik

MUI: Selebaran Catut DP MUI ..

25 Mei 2020 17:12
Pemerintah Keluarkan Kepmenkes The New Normal, Saleh Daulay:  Jangan Terlalu Gembira Dengan Aturan!
Politik

Pemerintah Keluarkan Kepmenk..

25 Mei 2020 15:37
Copot Kapolsek Tertidur, Kapolda Jatim Diminta Belajar Dari Menhan Prabowo
Politik

Copot Kapolsek Tertidur, Kap..

25 Mei 2020 15:16
Copot Kapolsek Yang Tertidur Saat Rapat, IPW: Kapolda Jatim Lebay
Politik

Copot Kapolsek Yang Tertidur..

25 Mei 2020 14:15
Minta Diberi Kesempatan Empat Tahun Lagi, Trump: Percayalah, Ekonomi Akan Melonjak Pada 2021
Politik

Minta Diberi Kesempatan Empa..

25 Mei 2020 13:29
Tak Perlu Paksakan Pilkada, Jika Pandemik Covid-19 Belum Tuntas
Politik

Tak Perlu Paksakan Pilkada, ..

25 Mei 2020 12:40
Pemudik Diimbau Tidak Balik Ke Jakarta Dulu, Pengamat: Jika Corona Ingin Cepat Beres, Baiknya Begitu
Politik

Pemudik Diimbau Tidak Balik ..

25 Mei 2020 12:15