Children in the DPR Korea
Under the Leadership of Great Commanders
Dimensy Mobile
Farah.ID
Dimensy
Farah.ID

Kerja Sama Indonesia-Belanda, Mitra Perdagangan Nomor Dua Terbesar

LAPORAN: RENI ERINA
  • Selasa, 03 Maret 2020, 16:40 WIB
Kerja Sama Indonesia-Belanda, Mitra Perdagangan Nomor Dua Terbesar
Ilustrasi Belanda/Net
Indonesia dan Belanda telah lama menjalin kerja sama. Belanda telah bermitra dengan Indonesia dalam bidang infrastruktur maritim dan pengelolaan air. Bahkan untuk lima tahun ke depan, Presiden Joko Widodo akan fokus pada prioritas pengembangan sumber daya manusia.

"Di antara kerja sama itu ada tentang peran perempuan dalam perdamaian, serta kerja sama keperawatan," ujar Kementerian Luar Negeri RI dalam acara temu media di ruang rapat Kemlu, Jakarta, Selasa (3/3).

Belanda merupakan investor terbesar bagi Indonesia. Di antara negara-negara Eropa, lanjutnya, Belanda merupakan mitra perdagangan nomor dua terbesar dan mitra investasi nomor satu serta mendatangkan wisatawan nomor empat terbesar dari Eropa.

"Kerja sama ini akan terus kita perkuat dengan menggunakan kerangka kemitraan komprehensif yang sudah dimiliki oleh kedua negara," ujar Kemlu.

Komoditas utama Indonesia di Belanda adalah Minyak sawit sebesar 423,2 ribu dolar AS, Biodiesel sebesar 265,3 ribu dolar AS. Sementara KOmoditas Belanda di Indonesia adalah miyak sulingan sebesar 94,9 ribu dolar AS dan kendaraan bermotor untuk pengangkutan baang sebesar 48 ribu dolar AS.

Kedutaan Besar Indonesia untuk Belanda mencatat, nilai perdagangan Indonesia-Belanda pada 2016 sebesar 4 miliar dollar AS dengan surplus 1,5 milliar dollar AS. Ekspor terbesar Indonesia ke Belanda adalah sektor nonmigas, seperti CPO, tekstil, dan bahan-bahan kimia. Sedangkan ekspor terbesar Belanda ke Indonesia barang-barang untuk kebutuhan manufaktur seperti mesinmesin berat.

Volume perdagangan bilateral Indonesia-Belanda cenderung meningkat dari 2014-2018. Pada  2018, naik dari 5,06 juta dolar AS menjadi 5,13 juta dolar AS.

Menyambut kunjungan Raja Belanda pada 9 - 13 Maret mendatang, Indonesia telah menyiapkan diri. Lokasi yang akan didatangi Raja Belanda itu antara lain adalah Danau Toba.

Menengok laman kemaritiman, persiapan penyambutan sudah terlihat dengan adanya Rakor Persiapan Pelabuhan dan Aspek Keselamatan bersama Dinas Perhubungan Laut dan Dinas Perhubungan Darat Sumatera Utara, Senin (1/03).

Raja Willem Alexander dan Ratu Maxima dari Kerajaan Belanda, dijadwalkan akan mengunjungi Danau Toba.

Kepala Badan Otorita Pariwisata Danau Toba, Arie Prasetyo menyebutkan, Raja dan Ratu Belanda akan berkunjung selama sehari di Danah Toba. Danau Toba akan menjadi destinasi penutup keduanya, setelah sebelumnya akan bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Istana Bogor.

"Mereka juga akan ke Yogyakarta, Kalimantan dan terakhir ke Danau Toba," sebut Arie, pada Sabtu (29/2).
EDITOR:

ARTIKEL LAINNYA