PPP: Yang Izinkan TKA China Masuk Kendari Sungguh Keterlaluan!

Anas Thahir/Net

Kedatangan 49 warga negara asing (WNA) asal China ke Kendari pada Minggu (15/3) menuai kecaman dari PPP. Politisi PPP, Anas Thahir mendesak pemerintah segera menindak tegas oknum korporasi yang telah mengundang rombongan TKA asal China itu masuk ke Indonesia.

Termasuk, sambungnya, menindak tegas pihak-pihak yang memberi izin para TKA China itu masuk tanah air dengan mudah.

“Yang mengizinkan pekerja China masuk ke Indonesia sudah keterlaluan, pihak berwenang harus memberikan sanksi yang sepadan agar tidak sampai terulang lagi,” ujar Anas kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (18/3).

Anggota Komisi IX ini juga meminta pemerintah mengungkap secara gamblang kasus tersebut. Jangan sampai, kata dia, ada pihak-pihak yang coba menutupi karena ini berhubungan langsung dengan perlindungan masyarakat.

“Jika ada yang  ingin menutupi kasus ini, dia telah dengan sengaja menghalangi akses informasi publik untuk memperoleh berita yang benar, dan bisa menumbuhkan maraknya berita hoax yang menyesatkan. Ini mencurangi amanah kekuasaan yang ada di pundaknya,” sambung Anas.

Menurutnya, semua stakeholder harus bersatu dalam menghadapi pagebluk corona. Tidak boleh ada satupun pihak yang berkhianat dan mencoba bermain-main.

“Kalau tidak mau disebut penghianat, jangan malah membuat kebijakan sendiri yang melawan kebijakan besar negara. Bisa runyam kalau terus menerus begini,” tandasnya.

Kolom Komentar


Video

Obrolan Bareng Bang Ruslan • Reshuffle Kabinet

Selasa, 13 April 2021
Video

Jendela Usaha • Laris Manis Saat Ramadhan Dengan Olahan Kolang Kaling

Rabu, 14 April 2021
Video

RMOL WORLD VIEW • Apa Kabar Asia Timur?

Rabu, 14 April 2021

Artikel Lainnya

Soal Reshuffle, Gerindra Pastikan Tak Mau Intervensi Presiden Jokowi
Politik

Soal Reshuffle, Gerindra Pas..

14 April 2021 17:57
Pengurus PPP Sambangi DPP PKS Saat Ramadhan, Ini Yang Akan Dibahas
Politik

Pengurus PPP Sambangi DPP PK..

14 April 2021 17:56
Vaksinasi Tidak Batalkan Puasa, Warga Yang Sudah Terjadwal Tak Perlu Ragu
Politik

Vaksinasi Tidak Batalkan Pua..

14 April 2021 17:44
Jadi Tokoh Parpol Paling Diinginkan Jadi Presiden 2024, Golkar: Aspirasi Arus Bawah Semakin Meluas
Politik

Jadi Tokoh Parpol Paling Dii..

14 April 2021 17:23
Ketum PAN: Kebijakan Impor Muncul Dari Perilaku Pemburu Rente
Politik

Ketum PAN: Kebijakan Impor M..

14 April 2021 17:20
23 Tahun Reformasi, Zulhas Sedih Lihat Supermarket Penuh Barang Impor
Politik

23 Tahun Reformasi, Zulhas S..

14 April 2021 16:59
Panitia PON Papua Diminta Antisipasi Dua Masalah Non Teknis
Politik

Panitia PON Papua Diminta An..

14 April 2021 16:51
Propam Luncurkan Aplikasi Pelaporan, Pimpinan Komisi III: Lapor, Kalau Ada Polisi Tidak Disiplin
Politik

Propam Luncurkan Aplikasi Pe..

14 April 2021 16:50