Ali Rif'an: Zulhas Singkirkan Amien Rais Karena Ingin Merapat Ke Pemerintahan Jokowi

Zulkilfi Hasan usai terpilih sebagai Ketum DPP PAN pada Kongres V/RMOL

Partai Amanat Nasional (PAN) Rabu siang (25/3) resmi mengumumkan formasi pengurus Dewan Pimpinan Pusat periode 2020-2025. Nama pendiri PAN Amien Rais dan kompetitornya Mulfachri Harahap terpental dari daftar kepengurusan.

Pengamat politik yang juga Direktur Arus Survei Indonesia, Ali Rif.an melihat keputusan Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan tidak melibatkan Amien Rais dan Mulfachri lebih dikarenakan ingin menghilangkan bayang-bayang pengaruh Amien Rais.

Apalagi, dalam sejarah Kongres PAN, konflik dalam perebutan kursi ketua Umum Partai berlambang Matahari terbit itu sangatlah tajam. Sehingga menguatkan alasan Zulhas untuk menghilangkan intervensi dari sang besannya itu

"Sepertinya PAN ingin lahir kembali tanpa bayang-bayang pengaruh Amien Rais. Zulhas tidak ingin setiap keputusan politiknya diintervensi oleh Amien Rais," demikian kata Ali kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (26/3).

Selain itu, menurut Mantan Manajer Riset Poltracking ini, keberanian Zulhas menyingkirkan Amien Rais menguatkan PAN akan merapat ke Pemerintahann Joko Widodo.

Ali melihat, dipilihnya Sutrisno Bachir sebagai Ketua Dewan Kehormatan adalah salah satu indikasinya.
"Ada kemungkinan Zulhas ingin merapat ke pemerintah. Selama ini kan ganjalannya pasti Amien Rais. SB (Sutrisno Bachir) adalah sosok tokoh sneior PAN yang rasa-rasanya punya kedekatan dengan Jokowi," tandas Ali.

Ali mengatakan, jika PAN ingin jadi partai yang modern, maka keputusan Zulhas tidak mengkultuskan Amien Rais sebagai tokoh sentral partai adalah tepat.

Sebuah partai modern kata Ali, memiliki ciri tidak hanya bertumpu pada satu sosok dan sistem kelembagaan partainya kuat.
"Kalau ingin besar PAN memang harus keluar dari zona itu. Segmentasi politik Amien Rais kan itu-itu saja, agak sulit meningkatkan elektoral," demikian analisa Ali Rif'an.

Meksi demikian Ali meyakini kondisi PAN tidak seburuh yang tampak dipermukaan. Magister politik Universitas Indonesia itu meyakini, dibalik layar Zulhas akan tetap berkomunikasi ke Amien Rais.

"Saya kok tidak yakin apakah benar Zulhas berkonflik tajam dengan Amien Rais. Karena selain besan, Amien adalah tokoh penting yang disegani oleh kader PAN," pungkasnya.

Kolom Komentar


Video

Ini kronologi Dua Mobil PCR untuk Surabaya Diserobot Pemprov Jatim

Jumat, 29 Mei 2020
Video

Perahu KN 3 SAUDARA Terhempas Ombak, 1 Orang Nelayan MD

Jumat, 29 Mei 2020

Artikel Lainnya

Dukung Pemulihan Ekonomi Nasional, Pemerintah Harus Perhatikan UMKM Dan Sektor Pendidikan
Politik

Dukung Pemulihan Ekonomi Nas..

04 Juni 2020 06:07
PBNU: Pengerahan TNI/Polri Hadapi Covid-19 Berpotensi Buka Luka Lama Hati Masyarakat
Politik

PBNU: Pengerahan TNI/Polri H..

04 Juni 2020 05:27
Ingin UU Pemilu Pro Rakyat, Alumni IMM Akan Sambangi DPR
Politik

Ingin UU Pemilu Pro Rakyat, ..

04 Juni 2020 02:38
Akomodir Suara Rakyat, Pemuda Muhammadiyah Usul Ambang Batas Parlemen 0 Persen
Politik

Akomodir Suara Rakyat, Pemud..

04 Juni 2020 00:59
Diskusi Bareng Tokoh Nasional, GMNI Meneladani Kepemimpinan Bung Karno
Politik

Diskusi Bareng Tokoh Nasiona..

04 Juni 2020 00:40
Khawatir Covid-19 Meluas, FOMDEM Jatim: Nyawa Rakyat Indonesia Lebih Penting Dari Pilkada Serentak
Politik

Khawatir Covid-19 Meluas, FO..

04 Juni 2020 00:03
IPW: Ada Politik Belah Bambu Dengan Memuji Novel Baswedan Dalam Penangkapan Nurhadi
Politik

IPW: Ada Politik Belah Bambu..

03 Juni 2020 23:41
Airlangga: PSBB Tak Dicabut, Indonesia Mulai Hidup Baru Dengan Protokol New Normal
Politik

Airlangga: PSBB Tak Dicabut,..

03 Juni 2020 23:32