Pesan Sandi, Jangan Sampai Anggota DPRD Tertular Covid-19 Gara-gara Paksa Pemilihan Wagub

Kamis, 26 Maret 2020, 14:55 WIB
Laporan: Faisal Aristama

Sandiaga Uno/Net

Keputusan DPRD DKI Jakarta yang tetap ingin melaksanakan pemilihan wakil gubernur DKI Jakarta agak mengancam keselamatan para pejabat itu sendiri.

Pasalnya, kejadian Musyawarah Daerah HIPMI Jawa Barat yang disebut sebagai salah satu cikal bakal penyebarannya Covid-19 di lingkungan pejabat Pemprov Jabar itu harusnya menjadi bahan pertimbangan.

Begitu kata mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno saat jumpa pers melalui video conference, Kamis (26/3)  Menurutnya, masalah kesehatan dan keselamatan masyarakat harus diutamakan. Jangan sampai ada kabar anggota DPRD ikut terjangkit karena memaksa proses pemilihan.

“Tentunya ini keputusan sulit, tapi kita harus dahulukan keselamatan masyarakat kita," kata Sandiaga Uno saat jumpa pers melalui teleconference, Kamis (26/3).

Karena itu, mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini berharap kepada para pejabat di Pemprov DKI Jakarta, dalam hal ini DPRD, untuk memikirkan keselamatan di tengah pandemi Covid-19 ini.

"Maka harus disiplin dulu," ucapnya.

Kendati begitu, Sandiaga Uno juga menawarkan alternatif jika memang pemilihan Wagub DKI Jakarta bersifat mendesak. Yakni dengan menggunakan sistem digital dengan platform online.

"Mungkin ini pertama kali. Tapi menurut saya dalam situasi seperti sekararang ini dan ini adalah glimpse of the future. Kemudian hari akan banyak menggunakan virtual meeting. Seperti ini bisa kita lakukan," tuturnya.

"Di sini butuh kedewasaan politisi pimpinan-pimpinan di sana, langkah mana saja," pungkasnya. 

Kolom Komentar


Video

Update COVID-19: Luhut dan Jokowi Satu Suara Virus Corona Tidak Cocok Cuaca Panas Indonesia

Jumat, 03 April 2020
Video

JODHI YUDOYONO: Ketika Membayangkan | Puisi Hari Ini

Jumat, 03 April 2020
Video

Update COVID-19 | Jumat 3 April, Positif 1.986 orang, dan 181 Meninggal

Jumat, 03 April 2020