Stimulus Ekonomi Presiden Jokowi Tidak Adil Karena Membedakan Kelas Masyarakat

Presiden Jokowi/Net

Stimulus ekonomi disaat Pandemik virus corona atau Covid-19 yang disampaikan Presiden Joko Widodo dinilai tidak adil untuk seluruh rakyat Indonesia.

Hal itu disampaikan oleh aktivis yang juga mantan Sekretaris Jenderal Prodem, Satyo Purwanto yang melihat adanya kejanggalan dari pidato Presiden Jokowi pada Selasa (31/3) kemarin.

Menurut Satyo, disaat Pandemik Covid-19 ini yang semakin meluas, Presiden Jokowi tidak berlaku adil terhadap rakyatnya.

Dimana, Presiden Jokowi melihat kelas masyarakat dalam memberikan kewajiban pemerintah.

"Kesehatan tidak adil dan sembrono, harusnya semua yang terkait public service digratiskan dan kewajiban pemerintah untuk menyediakan bahan pangan tidak boleh membedakan kelas masyarakat," ucap Satyo Purwanto kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (1/4).

Apa yang disampaikan Presiden Jokowi kata Satyo tidak sesuai dengan Sila ke 5 Pancasila yang berbunyi Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia.

"Ini rezim ngawur tidak punya sense of empati dan melanggar UU. Tidak ada satu aturan pun di dalam UU yang menyebutkan pembedaan kelas dalam masyarakat, terlebih ketiak pemerintah menyatakan suatu kondisi darurat," tegas Satyo.

Sehingga, Satyo menilai kebijakan stimulus ekonomi dari pemerintah merupakan bentuk lari dari tanggungjawab memberikan jaminan kesehatan dan kebutuhan rakyat Indonesia.

"Kebijakan ini adalah bentuk lari dari tanggung jawab sesungguhnya karena sudah pasti banyak masyarakat yang dirugikan. Kesulitan hidup masyarakat saat ini selalu dihitung oleh angka-angka, ini kebijakan neoliberal yang membahayakan kehidupan bangsa dan negara RI," jelas Satyo.

"Karena kebijakan tersebut hanya mengambil sedikit tanggung jawab pemerintah yang seharusnya itu adalah kewajiban yang tidak bisa ditawar seluruhnya," sambung Satyo.

Kolom Komentar


Video

Gudang Alat Produksi Roti dan 4 Unit Kendaraan Ludes Terbakar

Sabtu, 17 April 2021
Video

Sholat 5 Waktu - Mentari Ramadhan #4

Minggu, 18 April 2021
Video

Ketika Anies Baswedan Mempengaruhi Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB)

Minggu, 18 April 2021

Artikel Lainnya

Ahok Belum Berkelas Untuk Jadi Menteri Investasi
Politik

Ahok Belum Berkelas Untuk Ja..

19 April 2021 05:39
Jadi Syarat Naik Haji, Produsen Sinovac Harus Segera Urus EUL Dari WHO
Politik

Jadi Syarat Naik Haji, Produ..

19 April 2021 04:21
Pers Bukan Ancaman Bagi Keluarga Presiden
Politik

Pers Bukan Ancaman Bagi Kelu..

19 April 2021 03:59
Menteri Tjahjo Banyak Pecat ASN Radikal, Fadli Zon: Jangan-jangan Pemerintah Nggak Ngerti Arti Radikalisme
Politik

Menteri Tjahjo Banyak Pecat ..

19 April 2021 03:21
Jangan Terpancing Provokasi Jozeph Zhang, Biarkan Hukum Yang Bicara
Politik

Jangan Terpancing Provokasi ..

19 April 2021 02:55
Walhi Tuding Kerusakan Parah Bencana NTT Karena Peringatan BMKG Hanya Sebatas Normatif
Politik

Walhi Tuding Kerusakan Parah..

19 April 2021 02:42
Berikan Rasa Aman Wisatawan, Menparekraf Dorong Penerapan CHSE Di Situs Wisata Religi
Politik

Berikan Rasa Aman Wisatawan,..

19 April 2021 02:17
Walhi: Apa Yang Terjadi Di NTT Tidak Murni Sebagai Bencana Alam
Politik

Walhi: Apa Yang Terjadi Di N..

19 April 2021 01:23