Pemerintah Puji Isolasi Mandiri Warga Bojongkulur Bogor

Jubir Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto/Net

Isolasi mandiri yang bersifat produktif di tengah wabah coronavirus disease 2019 (Covid-19) di Desa Bojongkulur, Gunung Putri, Bogor, diapresiasi oleh pemerintah.

Jurubicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto mengungkapkan bahwa isolasi mandiri produktif itu dilakukan sembari memproduksi masker kain.

"Beberapa saat lalu saya mendapatkan berita baik. Ada sekelompok ibu-ibu PKK yang kemudian bersama dengan anggota PKK di sana secara massal menjahit masker kain seperti yang saya pakai ini," ujar Achmad Yurianto dalam sebuah dialog di Gedung Graha BNPB, Matraman, Jakarta Timur, Senin (6/4).

Menariknya, hasil produksi masker yang dilakukan ibu-ibu PKK Desa Bojongkulur ini dibagikan secara gratis kepada masyarakat.

"Mereka mampu menyelesaikan 240 ribu masker dalam satu pekan. Dengan menggunakan bahan baku yang dibelanjakan dari dana desa dan bantuan masyarakat. Dan itu dibagikan ke masyarakat," terang Achmad Yurianto.

Lebih lanjut, Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) ini berharap, upaya isolasi diri serupa bisa dilakukan okeh banyak desa di seluruh wilayah di Indonesia.

"Ini bentuk luar biasa menurut saya. Saya yakin, manakala teman-teman yang melakukan isolasi kelompok memiliki keterampilan menjahit, kita berikan mesin, kita berikan kain, dia juga akan produktif utk membuat masker kain," pungkasnya. 

Kolom Komentar