Bantah Abai Tangani Corona, Mahfud MD: Kami Tidak Main-main, Bisa Dicek Jejak Digital

Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud MD/Net

Pemerintah tidak main-main dalam menangani virus corona baru atau Covid-19 ini. Untuk membuktikannya bisa dicek di jejak digital.

Demikian disampaikan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud MD dalam merespons tudingan kepada pemerintah yang dianggap tidak serius.

"Sebagai buktinya, pada 25 Januari, pemerintah jemput orang ke Wuhan. Pakai pesawat khusus," terang Mahfud di acara Indonesia Lawyers Club (ILC) TVOne, Selasa, (7/4).

Ia menjabarkan beberapa rekam jejak sikap pemerintah dalam penanganan virus yang berasal dari Wuhan, China ini.

"Kita jemput, ramai di Natuna, sama orang Natuna ditolak. Itu bulan Januari akhir, jangan dibilang baru bulan Maret. Bulan Januari sudah jemput orang," ujarnya dilansir Kantor Berita RMOLBanten.

Selanjutnya, pada 6 Februari, pemerintah sudah mengumumkan akan membangun rumah sakit khusus penyakit menular. "Kita tidak pernah main-main dengan itu sejak awal," katanya.

Mahfud juga mengakui bahwa pemerintah menganggap virus corona tidak terlalu berat karena ada semacam kesepakatan di antara mereka untuk tidak membuat masyarakat panik. Hal itu kata Mahfud, merujuk pada pernyataan Badan Kesehatan Dunia atau WHO yang menyebut panik membuat hilangnya separuh imunitas masyarakat.

"Yang mati-mati itu yang panik-panik," tegasnya.

Di sisi lain, ia mengakui pemerintah sempat kesulitan dalam hal peralatan penanganan virus corona.

"Sampai hari ini, seluruh dunia rebutan, kita rebutan dengan AS. Rebutan ventilator. Ini bukan gejala Indonesia saja, seluruh dunia. Konon, 80 persen korban meninggal enggak pakai ventilator," pungkasnya.
EDITOR: DIKI TRIANTO

Kolom Komentar


Video

FRONT PAGE | CATATAN KAMI, Dr Ahmad Yani

Jumat, 07 Agustus 2020
Video

RMOL World View | Di Balik Ledakan Lebanon Bersama Duta Besar RI untuk Lebanon, Hajriyanto Y Thohari

Jumat, 07 Agustus 2020

Artikel Lainnya

Direktur KPN: Poster Anies-AHY Hanya Pansos, Karena Popularitas Itu Penting
Politik

Direktur KPN: Poster Anies-A..

11 Agustus 2020 12:50
Istana Larang Pajang Foto Jokowi, Iwan Sumule: Ini Klenik Atau 17 Agustus Terakhir Jadi Presiden?
Politik

Istana Larang Pajang Foto Jo..

11 Agustus 2020 12:47
Prabowo Disebut Bakal Gantikan Maruf Amin, PPP: Isu Murahan!
Politik

Prabowo Disebut Bakal Gantik..

11 Agustus 2020 12:27
Prabowo Diisukan Bakal Geser KH Ma’ruf Amin, Gerindra: Isu Mau Pecah NU Dan Jokowi
Politik

Prabowo Diisukan Bakal Geser..

11 Agustus 2020 12:25
Pernah Ditolak Jokowi, Natalius Pigai Ragu Fadli Zon Mau Menerima Penghargaan Bintang Jasa
Politik

Pernah Ditolak Jokowi, Natal..

11 Agustus 2020 11:59
Menggeser Maruf Amin Tidak Semudah Mencopot Menteri
Politik

Menggeser Maruf Amin Tidak S..

11 Agustus 2020 11:56
Bakal Deklarasikan Dukungan Kepada Akhyar Nasution, Forum Eksponen 98 PDIP Ajak Kader Tetap Gembira
Politik

Bakal Deklarasikan Dukungan ..

11 Agustus 2020 11:45
Jubir Jokowi: Pegawai KPK Jadi ASN Bukan Melemahkan, Tapi Memperkuat Institusi
Politik

Jubir Jokowi: Pegawai KPK Ja..

11 Agustus 2020 11:22