Dimensy.id Mobile
Dimensy.id
Apollo Solar Panel

Pengamat: Presiden Harusnya Juga Berduka Cita Atas Kepergian Tenaga Medis Karena Covid-19

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ahmad-alfian-1'>AHMAD ALFIAN</a>
LAPORAN: AHMAD ALFIAN
  • Kamis, 09 April 2020, 13:11 WIB
Pengamat: Presiden Harusnya Juga Berduka Cita Atas Kepergian Tenaga Medis Karena Covid-19
Presiden Joko Widodo/Net
rmol news logo Kabar duka menyelimuti belantika musik tanah air. Penyanyi ikonik, Glenn Fredly meninggal dunia pada Rabu kemarin (8/4).

Ungkapan belasungkawa pun mengalir dari banyak pihak. Termasuk dari Presiden RI Joko Widodo.

Dalam pandangan pengamat politik, Pangi Syarwi Chaniago, Presiden Jokowi juga seharusnya bisa menunjukkan dukacitanya untuk para tenaga medis yang meninggal dunia karena ikut terpapar virus corona (Covid-19) saat bertugas.

"Duka cita tuan Presiden harusnya lebih dibandingkan musisi itu, bukan maksud saya tidak berempati dan tak berduka atas kepergiannya," ujar Pangi melalui akun Twitter pribadinya, Kamis (9/4).

"Tenaga medis dan dokter sudah pergi selamanya dan tidak akan kembali. Pemimpin sudah banyak yang antre, tapi dokter aset berharga," sambung Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting itu.

Untuk diketahui, berdasarkan data dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) tenaga medis yang wafat karena menangani Covid-19 berjumlah 34 orang. Rinciannya, dokter umum dan spesialis berjumlah 26 orang, dokter gigi 4 orang, dan perawat 4 orang. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA