Catat! Ini Bantuan Sosial Yang Baru Dari Pemerintah Untuk Masyarakat Terdampak Covid-19

Presiden Joko Widodo/Net

Pemerintah telah memutuskan beberapa kebijakan bantuan sosial (bansos) yang baru untuk menghadapi pandemi Covid-19 di tanah air.

Hal itu sebagaimana disampaikan langsung oleh Presiden RI Joko Widodo seperti dilansir Sekertaris Kabinet (Setkab), Istana Negara, Jakarta, Jumat (10/4).

Sedikitnya, ada enam keputusan bantuan sosial yang totalnya jika dijumlahkan mencapai Rp 57,66 triliun rupiah.

Pertama, bantuan khusus sembako dari pemerintah pusat untuk masyarakat di DKI Jakarta. Dialokasikan untuk 2,6 juta jiwa atau 12 juta kepala keluarga, dengan besaran Rp 600 ribu per bulan selama 3 bulan.

"Anggaran yang dialokasikan Rp 2,2 triliun," ujar Jokowi.

Kedua, sambungnya, bantuan sembako untuk wilayah Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi. Diberikan kepada 1,6 juta jiwa atau 576 ribu KK, sebesar Rp 600 ribu per bulan selama 3 bulan. Dengan total anggaran Rp 1 triliun.

Ketiga, bantuan sosial tunai untuk masyarakat di luar Jabodetabek, diberikan kepada 9 juta KK yang tidak menerima Bansos Program Keluarga Harapan (PKH), maupun Bansos Sembako, sebesar Rp 600 ribu per bulan selama 3 bulan.

Total anggaran yang disiapkan adalah Rp 16,2 triliun.

Kemudian, dana desa segera dialokasikan untuk bantuan sosial di desa, diberikan kepada kurang lebih 10 juta keluarga, dengan besaran Rp 600 ribu per bulan selama 3 bulan. Total anggaran yang disiapkan adalah Rp 21 triliun.

Selanjutnya, penguatan program padat karya tunai di kementerian-kementerian. Ada Kemendes dengan Program Padat Karya Tunai Desa, targetnya 59 ribu tenaga kerja.

Kemen PUPR dengan Program Padat Karya Tunai, targetnya 530 ribu tenaga kerja, dengan total nilai kurang lebih Rp 10,2 triliun. Lainnya ada di Kementan, Kemen KKP, serta Kemenhub. Total anggarannya yakni Rp 16,9 triliun.

Terakhir, program keselamatan oleh Polri, semacam program kartu prakerja, yang mengombinasikan bantuan sosial dan pelatihan.

Targetnya 197 ribu pengemudi taksi, sopir bus, truk, dan kernet, akan diberikan insentif Rp600.000 per bulan selama 3 bulan.

"Anggaran yang disiapkan sebesar Rp 360 miliar," demikian Jokowi.

Kolom Komentar


Video

Wanita Terbakar Dalam Mobil di Sukoharjo, Diduga Korban Pembunuhan

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

DENDI RAMADHONA DAN PESAWARAN

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

Diduga Melanggar, Bawaslu Panggil Calon Bupati Semarang

Kamis, 22 Oktober 2020

Artikel Lainnya

Sri Mulyani Tak Naikkan Upah 2021 Untuk Menghindari PHK Karyawan
Politik

Sri Mulyani Tak Naikkan Upah..

27 Oktober 2020 18:47
Haris Rusly Sebut Mendes Bakal Direshuffle, Pimpinan PKB: Kami Yakin Itu Info Salah
Politik

Haris Rusly Sebut Mendes Bak..

27 Oktober 2020 18:35
Pengamat: Pilpres Masih Lama, Ada Motif Di Balik Survei Yang Diumumkan Sekarang
Politik

Pengamat: Pilpres Masih Lama..

27 Oktober 2020 18:13
Sepakat Bentjok Divonis Seumur Hidup, Hinca Pandjaitan: Bagaimana Nasib Dana Nasabah?
Politik

Sepakat Bentjok Divonis Seum..

27 Oktober 2020 18:13
Dideklarasikan Besok, Repindo Siap Rajut Potensi Anak Bangsa
Politik

Dideklarasikan Besok, Repind..

27 Oktober 2020 17:53
Diduga Melakukan Pelanggaran Berat, Walikota Risma Bisa Terancam Penjara
Politik

Diduga Melakukan Pelanggaran..

27 Oktober 2020 17:43
Agung Laksono: UU Cipta Kerja Terobosan Hukum Mewujudkan Cita-cita Pendiri Bangsa
Politik

Agung Laksono: UU Cipta Kerj..

27 Oktober 2020 16:09
UMP Tidak Naik Tanda Menaker Nggak Pede Dengan Program Jokowi
Politik

UMP Tidak Naik Tanda Menaker..

27 Oktober 2020 16:06