Hinca 'Hilang' Dari Pengurus Demokrat, Pengamat: Dia Terlalu Akomodatif Terhadap Pemerintah, Beda Dengan Jansen Sitindaon

SBY dan Hinca Panjaitan/Net

Ada perubahan yang cukup mencolok dalam struktur kepengurusan DPP Partai Demokrat di bawah kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Di periode 2020-2025, AHY menempatkan sejumlah politisi yang masih tergolong milenial. Sebalinya, tak banyak nama-nama politisi senior yang pada kepemimpinan SBY masuk struktural, seperti Hinca Panjaitan dan Syarief Hasan.

Mencermati hal ini, pengamat politik dari Universitas Jayabaya, Igor Dirgantara menilai ada strategi yang tengah dibangun putra sulung SBY itu dalam menakhodai Demokrat lima tahun ke depan.

"Partai Demokrat memilih nama-nama yang punya daya komunikasi kuat sebagai 'penyeimbang' bagi pemerintah," kata Igor kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (16/4).

Seperti hilangnya nama mantan Sekjen Demokrat, Hinca Panjaitan. Menurut Igor, gaya Hinca dinilai kurang mendukung hasrat AHY yang ingin moncer di Pilkada 2020, bahkan di Pemilu 2024.

"Hinca Panjaitan tergusur dalam kepengurusan diduga karena tidak punya energi yang kuat dan cenderung akomodatif terhadap pemerintah sekarang ini. Posisi Hinca Panjaitan mirip Bara Hasibuan di PAN," jelas Director Survey and Polling Indonesia (SPIN) ini.

Hal itu tentu berbeda dengan nama-nama yang kini ditempatkan AHY di jajaran Sekjen dan Wasekjen yang berjumlah 10 orang.

"Hinca berbeda dengan Jansen Sitindoan yang sigap melakukan counter serangan terhadap AHY dan Partai Demokrat, misalnya kritikan keras mantan kader seperti Ruhut Sitompul. Namun patut disayangkan nama Rachland Nashidik tidak masuk dalam daftar pengurus inti," tandasnya.
EDITOR: DIKI TRIANTO

Kolom Komentar


Video

FRONT PAGE | AHY Semakin Aduhai

Kamis, 13 Agustus 2020
Video

TANYA JAWAB CAK ULUNG | Seputar Aksi Menyelamatkan Indonesia

Jumat, 14 Agustus 2020

Artikel Lainnya

Jokowi Ingin Bajak Momentum Krisis Untuk Lompatan Besar, Syarief Hasan: Semua Bisa Terjadi, Tergantung Kabinet
Politik

Jokowi Ingin Bajak Momentum ..

15 Agustus 2020 04:26
Pihak Polres Bandara Soekarno-Hatta Temui Pimpinan KPK Nawawi Pomolango Usai Tegur Mumtaz Rais
Politik

Pihak Polres Bandara Soekarn..

15 Agustus 2020 03:50
Maman Imanulhaq: HUT Ke 75 Indonesia, Momentum Tunjukkan Jatidiri Bangsa Disiplin
Politik

Maman Imanulhaq: HUT Ke 75 I..

15 Agustus 2020 03:23
Berperan Raih Kemerdekaan Indonesia, Muhammadiyah Minta Tokohnya Digelari Pahlawan Nasional
Politik

Berperan Raih Kemerdekaan In..

15 Agustus 2020 02:51
Sekjen JMSI Bertemu Ketua Forum Kadis Kominfo Bahas Regulasi Perusahaan Pers
Politik

Sekjen JMSI Bertemu Ketua Fo..

15 Agustus 2020 02:24
Jokowi Memastikan Omnibus Law Jadi Instrumen Percepatan Pemulihan Ekonomi
Politik

Jokowi Memastikan Omnibus La..

15 Agustus 2020 01:51
Mumtaz Rais Marah Akibat Ditegur Pimpinan KPK, Garuda Indonesia Ucapkan Terimakasih
Politik

Mumtaz Rais Marah Akibat Dit..

15 Agustus 2020 01:21
Perbandingan Gusdur Dengan Jokowi, Adhie Massardi: Gus Dur Tidak Berhitung 100 Hari Kerja, Tapi Langsung Bertindak
Politik

Perbandingan Gusdur Dengan J..

15 Agustus 2020 00:27