Kopi Timur Mobile
Farah.ID
Kopi Timur
Farah.ID

Kritik Jokowi Dan Condong Puji Anies Dalam Tangani Covid-19, Sinyal JK Dukung Anies Di 2024?

LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL
  • Senin, 20 April 2020, 10:02 WIB
Kritik Jokowi Dan Condong Puji Anies Dalam Tangani Covid-19, Sinyal JK Dukung Anies Di 2024?
Kritikan Jusuf Kalla terhadap pemerintah dan dukungannya kepada Anies seolah memberi sinyal menuju 2024/Net
Kritikan keras dari mantan Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) terhadap penanganan Covid-19 yang dilakukan Pemerintahan Presiden Joko Widodo seolah memperkuat pandangan bahwa pemerintah pusat sangat lamban dalam mengatasi wabah.

Menurut pakar politik dan hukum Universitas Nasional Jakarta, Saiful Anam, kritikan yang datang dari sosok selevel JK atas ketidaktegasan pemerintah dalam mengatasi Covid-19 merupakan tamparan keras bagi Presiden Jokowi.

Apalagi, kata Saiful, JK malah lebih condong mendukung langkah-langkah Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, dalam menghadapi Covid-19 yang dinilai lebih tanggap dan cepat dibanding pemerintah pusat.

"Dapat kita lihat beberapa hari yang lalu, JK malah lebih mengajak Anies Baswedan saat meninjau gudang logistik PMI. Tentu hal ini jangan diartikan secara sepele, maknanya sangat luar biasa. Dapat diartikan bahwa JK sebenarnya lebih condong mendukung langkah-langkah Anies yang lebih tegas dalam mengatasi masalah Covid-19," ucap Saiful Anam kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (20/4).

Sikap JK tersebut, imbuh Saiful, dapat menunjukkan bahwa JK kemungkinan besar mendukung Anies Baswedan menjadi Presiden pada 2024 nanti.

"Bukan tidak mungkin pula dengan jaringan yang JK miliki, 2024 justru berbalik dukung Anies sebagai Presiden apabila melihat kemampuan Anies dalam mengatasi masalah," kata Saiful.

Tak hanya itu, kritikan keras dari JK tersebut juga menunjukkan bahwa rakyat telah gumoh melihat permainan yang dilakukan oleh pemerintahan Jokowi dalam menangani Covid-19.

"Selain itu bukan tidak mungkin JK sudah muak dengan permainan yang ada, sehingga ia dengan objektif menyatakan Pemerintah Pusat tidak tegas dalam penanganan Covid-19," pungkas Saiful.
EDITOR: AGUS DWI

ARTIKEL LAINNYA