Farah.ID
Farah.ID

Wasekjen Demokrat: “Mudik Dan Pulang Kampung” Akan Jadi Pernyataan Legend

LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Kamis, 23 April 2020, 08:23 WIB
Wasekjen Demokrat: “Mudik Dan Pulang Kampung” Akan Jadi Pernyataan Legend
Presiden Joko Widodo saat hadiri acara Mata Najwa/Net
Kehadiran Presiden Joko Widodo di acara Mata Najwa yang disiarkan Trans7, Rabu (22/4), menjadi sorotan publik. Khususnya bagian saat Presiden Jokowi mengurai beda antara mudik dan pulang kampung.

Wasekjen DPP Partai Demokrat Jansen Sitindaon bahkan yakin pernyataan itu akan dikenang sepanjang masa.

“Soal mudik dan pulang kampung ini kelihatannya akan jadi pernyataan legend berikutnya,” terangnya dalam akun Twitter pribadi, Kamis (23/4).

Terlebih lagi, sambung Jansen, jika pernyataan itu dikaitkan dengan wabah virus corona baru atau Covid-19. Bisa ada pemaknaan yang berbeda. Aktivitas mana yang menyebarkan virus, apakah mudik atau pulang kampung.

Secara satire, Jansen Sitindaon memberi selamat kepada masyarakat Indonesia yang telah mendapat khazanah baru mengenai aktivitas orang ke kampung.

“Dan itu langsung dari pemimpin tertinggi,” sindirnya.

Dalam acara Mata Najwa, pembawa acara Najwa Shihab mengurai data dari Kemenhub bahwa sudah hampir 1 juta orang mencuri start mudik.

Mendengar uraian itu, Jokowi bergegas menyangkal adanya arus mudik. Menurutnya yang terjadi hanya aktivitas orang pulang kampung.

“Kalau itu bukan mudik, itu namanya pulang kampung,” jawab Jokowi.

Najwa tampak kaget dan langsung memberi penekanan bahwa pulang kampung dan mudik itu sama.

Jokowi lantas mengurai perbedaan pulang kampung dan mudik yang dia maksud. Perbedaan itu terletak pada waktu aktivitas dilakukan.

“Kalau mudik itu di hari lebarannya,” tegas Jokowi.

ARTIKEL LAINNYA