Bappenas Dan Kemenkeu Susun Ulang Struktur Anggaran Kementerian

Menteri PPN/Bappenas Suharso Manoarfa

Pemerintah tengah bersiap merestrukturisasi program dan anggaran Kementerian/Lembaga. Fokus giat ini dilakukan oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) dan Kementerian Keuangan.

Menteri PPN/Bappenas Suharso Manoarfa mengatakan, hal tersebut merupakan salah satu poin prioritas Rencana Kerja Anggaran Pemerintah (RKAP) 2021.

"Dari tujuh prioritas yang ada, dilakukan penekanan pada 4 prioritas nasional dan beberapa major project sebagai salah satu wujud efektivitas dan efisiensi pembangunan," ujarnya dalam pembukaan Musrembangnas 2020 yang digelar virtual, Kamis (30/4).

"Oleh karena itu, Kementerian Bappenas bersama-sama Kemenkeu mempersiapkan restrukturisasi program dan penganggaran kementerian/lembaga," sambungnya.

Saat ini, lanjut mantan Angota DPR RI ini, ada 86 kementerian/lembaga dengan 289 eselon satu yang memiliki 424 program. Dalam RKAP 2021, pemerintah merestrukturisasi menjadi hanya 102 program dari 84 tidak lintas kementerian/lembaga, dan 14 lintas kementerian/lembaga.

Tujuan dari restrukturisasi ini adalah untuk memastikan fungsi seluruh elemen pemerintah tercermin dan terbagi habis di seluruh program kementerian lembaga.

Selain itu, juga untuk memastikan pelaksanaan seluruh prioritas nasional dan major project terakomodasi dalam program kegiatan output kementerian/lembaga.

Termasuk memastikan satu output dihasilkan tidak lebih dari satu kementerian/lembaga, di mana saat ini satu kementerian/lembaga memiliki 3 sampai 4 program di masing-masing eselon satunya.

“Juga memastikan konvergensi pencapaian dalam program lintas baik program lintas unit eselon satu dalam satu kementerian/lembaga maupun program lintas kementerian/lembaga," beber Suharso Manoarfa. 

Langkah ini diharapkan pelaksana tugas (Plt) ketua umum PPP tersebut, juga dapat diikuti pemerintahan daerah di seluruh indonesia, sebagai rangkaian penyusunan RKP tahun 2021. 

Kolom Komentar