JK Sebut Aturan Penanganan Covid-19 Simpang Siur, PAN: Pemerintah Terlalu Banyak Coba-coba

Yandri Susanto/RMOL

Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla, mengkritisi aturan dari pemerintahan Presiden Joko Widodo soal penangan Covid-19 yang dianggap simpang siur dan tidak jelas.

Mendengar kritikan tersebut, politisi Partai Amanat Nasional (PAN), Yandri Susanto menilai, lebih tepatnya bahwa aturan yang diambil oleh pemerintahan Jokowi tidak konsisten.

"Mungkin tidak konsisten kali ya, terlalu banyak coba-coba gitu loh, terlalu banyak ragu," ucap Yandri Susanto kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (3/5).

Yandri pun memberikan contoh, misalnya terkait kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta yang dianggap telat.

"Kalau dari awal misalkan PSBB atau lockdown Kota Jakarta, mungkin gak seperti ini sekarang gitu penyebaran atau imigrasi corona itu gak kemana-mana," katanya.

Namun kata Yandri, pemerintah baru melarang masyarakat mudik setelah penyebaran virus sudah semakin meluas.

"Saya kan dari awal teriak jangan sampai ada yang bergerak. Ternyata, kalau menurut pak Jokowi kan sudah banyak yang sampai di kampung-kampung sampai di pulau-pulau lain, dan sekarang memang terbukti corona itu kan sebarannya sangat banyak," katanya lagi.

Dengan demikian, Yandri melihat pemerintahan Jokowi selalu melakukan coba-coba mengambil kebijakan yang merugikan rakyat Indonesia.

"Baru kelihatan sekarang pemerintah kaya kelabakan gitu sibuk gitu kan, akhirnya banyak mencari jurus yang seolah-olah itu tepat dan itu kan coba-coba," pungkasnya.

Kolom Komentar


Video

Wanita Terbakar Dalam Mobil di Sukoharjo, Diduga Korban Pembunuhan

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

DENDI RAMADHONA DAN PESAWARAN

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

Diduga Melanggar, Bawaslu Panggil Calon Bupati Semarang

Kamis, 22 Oktober 2020

Artikel Lainnya

Bamsoet: Proses Hukum Tersangka Kebakaran Kejaksaan Agung Harus Tegas Dan Adil
Politik

Bamsoet: Proses Hukum Tersan..

24 Oktober 2020 18:44
Andi Arief: Jika Maafkan Gus Nur, Nahdlatul Ulama Akan Catatkan Sejarah
Politik

Andi Arief: Jika Maafkan Gus..

24 Oktober 2020 17:36
Ungkap Kebakaran Kejagung, Komisi III: Ini Bukti Polri Profesional Dan Bukan Kaleng-kaleng
Politik

Ungkap Kebakaran Kejagung, K..

24 Oktober 2020 17:29
Bukan Maju Atau Tidak, Tantangan Bagi Prabowo Apakah Menang Lawan Tokoh-tokoh Bersinar Ini
Politik

Bukan Maju Atau Tidak, Tanta..

24 Oktober 2020 16:22
Teguran Jokowi Kepada Para Menteri Bukti Manajemen Komunikasi Istana Buruk
Politik

Teguran Jokowi Kepada Para M..

24 Oktober 2020 16:14
Seperti Lurah Suhartono, Kampenye Tri Rismaharini Di Pilkada Bisa Masuk Ranah Pidana
Politik

Seperti Lurah Suhartono, Kam..

24 Oktober 2020 15:51
Peneliti LIPI: Semakin Demokratis Satu Rezim, Maka Daerahnya Akan Semakin Desentralistis
Politik

Peneliti LIPI: Semakin Demok..

24 Oktober 2020 15:23
Bukan Soal Kunjungan Ke AS, Tapi Apakah Masih Ada Peluang Prabowo Menang Setelah Kalah Dua Kali?
Politik

Bukan Soal Kunjungan Ke AS, ..

24 Oktober 2020 14:58