Komnas HAM Didesak Ikut Investigasi Pelarungan Jenazah WNI Dari Kapal China

Pengamat politik dari Universitas Pelita Harapan (UPH) Emrus Sihombing/Net

Kabar mengenai tiga orang anak buah kapal (ABK) berkewarganegaraan Indonesia yang meninggal dunia di kapal Long Xin dilarungkan ke laut membuat heboh negeri ini.

Apalagi kabar tersebut menjadi trending topic di sebuah media televisi MBC di Korea. Di dalam video tersebut tampak ABK melakukan upacara untuk jasad yang meninggal dunia sebelum akhirnya dilarungkan ke laut.

Pengamat politik dari Universitas Pelita Harapan (UPH) Emrus Sihombing terpukul dengan kabar tersebut, sambil menangis Emrus mengecam tindakan tidak manusiawi tersebut. Dia meminta agar pemerintah melakukan klarifikasi atas berita tersebut.

“Menurut saya kita harus lakukan dulu klarifikasi, terus terang sangat terkejut saya meneteskan air mata saya tidak tahu apakah itu terjadi. Kita harus melakukan klarifikasi secara jernih dan kepala dingin, saya sangat bersedih dengan ini,” ujar Emrus kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (7/5).

Emrus mendesak Komnas HAM turun tangan melakukan investigasi mengenai adanya kabar TKI ABK Long Xin tersebut. Jika terjadi pelanggaran Komnas HAM wajib melaporkan tindakan tersebut ke PBB.

“Komnas HAM harus melakukan investigasi ke Korea bagaimana sesungguhnya terjadi, apakah itu terjadi pelanggaran HAM atau tidak,” bebernya.

Pihaknya juga meminta Kementerian Luar Negeri untuk melakukan pengumpulan data di Korea dan China mengenai adanya pelarungan jasad tiga orang wni tersebut.

“Kalau memang ada pelanggaran dari sudut perlindungan, saya pikir direktur perlindungan perlu memberikan nota protes kepada pemilik tersebut,” tandasnya.

Kolom Komentar


Video

Nadiem Minta Maaf, Berharap Muhammadiyah, NU, dan PGRI Bergabung Program POP

Selasa, 28 Juli 2020
Video

Jokowi: Saya Tidak Tahu Sebabnya Apa, Minggu-minggu Terakhir Ini Masyarakat Khawatir Covid-19

Senin, 03 Agustus 2020

Artikel Lainnya

Antisipasi Jurang Resesi, PKB Desak Jokowi Segera Normalisasi Anggaran Kementan Dan KKP
Politik

Antisipasi Jurang Resesi, PK..

07 Agustus 2020 05:57
Antisipasi Kehilangan Kepercayaan Rakyat, Jokowi Disarankan Segera Tepati Janji Politiknya
Politik

Antisipasi Kehilangan Keperc..

07 Agustus 2020 05:33
Yahya Cholil Staquf Sebut NU Ikut POP Kemendikbud, LP Ma'arif: Kami Tidak Tahu Menahu
Politik

Yahya Cholil Staquf Sebut NU..

07 Agustus 2020 02:18
Bertemu Internal Dengan Fraksi Demokrat, AHY Bahas Situasi Nasional Terkini
Politik

Bertemu Internal Dengan Frak..

07 Agustus 2020 01:09
Jokowi Terbitkan Inpres Pelanggar Protokol Kesehatan, DPR: Sanksi Harus Mendidik Dan Ada Efek Jera
Politik

Jokowi Terbitkan Inpres Pela..

07 Agustus 2020 00:22
KH Yahya Cholil Staquf Sebut NU Tetap Ikut POP Kemendikbud
Politik

KH Yahya Cholil Staquf Sebut..

06 Agustus 2020 23:54
Indef: Minus 5,32 Persen Saat Pandemik Corona Mengkonfirmasi Struktur Ekonomi Era Rezim Jokowi Rapuh
Politik

Indef: Minus 5,32 Persen Saa..

06 Agustus 2020 23:14
Ekonom Prediksi Perekonomian Nasional Akan Membaik Di Kuartal III
Politik

Ekonom Prediksi Perekonomian..

06 Agustus 2020 22:34