Dukung Omnibus Law RUU Ciptaker, PBNU Minta DPR Maksimal Libatkan Masyarakat

DPR dan Menteri Kabinet Indonesia Maju saat bahas RUU Ciptaker/Repro

Tahapan pembahasan omnibus law Rancangan Undang Undang Cipta Kerja (RUU Cipta Kerja) saat ini ada di meja Badan Legislasi Dewan Perwakilan Rakyat (Baleg DPR).

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) bidang Ekonomi, Umarsyah mengatakan, pihaknua menginginkan RUU Cipta Kerja bisa diselesaikan.

PBNU meyakini setiap UU yang lahir akan dapat memacu dan memicu pembangun ekonomi sebuah negara.

Terkait dengan pembahasan RUU Ciptaker di Baleg DPR, Umarsyah meminta wakil rakyat melibatkan partipasi elemen sipil.  Dengan cara itu, Umar meyakini tidak akan ada gejolak dan masyarakat akan menerima UU itu dengan baik.  

"Perlu mendengar aspirasi masyarakat, DPR harus melakukan uji publik, kita punya kekayaan jejaring sosial, infrastruktur sosial, organisasi sosial diajak dialog, untuk melengkapi menyempurnakan (RUU Ciptaker)," demikian kata Umarsyah kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (7/5).

Lebih lanjut Umar menjelaskan, sebuah peraturan pada hakikatnya adalah hasil kesepakatan sosial. Salah satu mekanisme yang perlu dilakukan adalah DPR melakukan dialog menerima masukan strategis terkait RUU Cipta Kerja.

"Kalau mau sepakat jadi harus ada dialog intensif sehingga masing-masing pihak paham, baik pemerintah, DPR dan masyarakat, DPR harus bekerja berkomunikasi dengan jejering sosial seperti organisasi kemesyarakatan, profesi dan yang lainnya," tandas Umar.

Kolom Komentar


Video

Jendela Usaha • Peluang Budidaya Ubi Jalar

Rabu, 24 Februari 2021
Video

Gunung Gede Pangrango kembali terlihat lagi dari Kota Jakarta

Rabu, 24 Februari 2021
Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Melacak Tokoh Potensial 2024

Kamis, 25 Februari 2021

Artikel Lainnya

Bertatap Muka Lewat Video, Menko Luhut Dan Utusan Presiden Amerika Serikat Sepakati Hal Ini
Politik

Bertatap Muka Lewat Video, M..

26 Februari 2021 14:01
Kembali Jabat Walikota Dan Wakil Walikota Semarang, Hendi-Ita Akui Tak Ada Program Kerja 100 Hari
Politik

Kembali Jabat Walikota Dan W..

26 Februari 2021 13:58
Zita Kerap Kritisi Anies Soal Banjir, JPS: Terkesan Dipaksakan Dan Tidak Berdasar
Politik

Zita Kerap Kritisi Anies Soa..

26 Februari 2021 13:30
Gelombang Pertama, Dewan Kehormatan Demokrat Pecat 7 Kader Terkait Kudeta
Politik

Gelombang Pertama, Dewan Keh..

26 Februari 2021 12:58
Lantik 5 Kepala Daerah Baru, Ridwan Kamil Tekankan Soal Integritas Dan Keikhlasan
Politik

Lantik 5 Kepala Daerah Baru,..

26 Februari 2021 12:11
Bisa Jadi Alternatif Penanganan Pandemi, Riset Vaksin Nusantara Harus Terus Didorong
Politik

Bisa Jadi Alternatif Penanga..

26 Februari 2021 11:47
Untuk Selesaikan Perkara Tanah, Jokowi Harus Patuhi Perintah MA
Politik

Untuk Selesaikan Perkara Tan..

26 Februari 2021 11:33
Didampingi Kahiyang Ayu, Bobby Nasution Resmi Dilantik Jadi Walikota Medan
Politik

Didampingi Kahiyang Ayu, Bob..

26 Februari 2021 11:18