PAN Reformasi Lahir Usai Lebaran, Ali Rif'an: Peluang Partai Baru Tumbuh Sangat Besar

Pendiri PAN dan tokoh reformasi Amien Rais/Net

Paska kemunduran hanafi Rais dari 3 jabatan strategis di PAN, wacana pembentukan partai baru kembali mengemuka.

Lahirnya PAN Reformasi yang sempat mengemuka usai kalahnya calon Amien Rais dalam Kongres PAN semakin kuat Bahkan rencananya akan mengumumkan Partai baru setelah idul Fitri.

Merespons rencana lahirnya PAN Reformasi, Direktur Arus Survei Indonesia, Ali Rif'an menyatakan dinamika politik sangat lumrah terjadi di Indonesia. Kekecewaan karena kalah berkontestasi kemudian melahirkan partai baru.

"Dinamika PAN menurut saya hal lumrah dalam politik Indonesia. Setiap ada kekecewaan, selalu memunculkan partai baru," kata Ali Rif'an kepada Kantor Berita Politik RMOL, jumat  dini hari (8/5).

Ali kemudian menyebutkan beberapa partai baru yang berawal dari kekalahan dalam perebutan kursi ketua umum partai. Seperti Gerindra, Hanura, Nasdem dan PKS.

"Gerindra, Hanura, Nasdem misalnya merupakan pecahan Partai Golkar. PKS pecah memunculkan Partai Gelora, dan seterusnya," demikian ulasan Eks Manajer Riset Poltracking Indonesia ini.

Menurut Ali, saat ini adalah momentum politik yang tepat untuk melahirkan partai baru. Apalagi pada tahun 2024 tidak akan calon presiden petahana, sehingga cukup waktu untuk melakukan konsolidasi hingga Pemilu 2024 mendatang.

"Apalagi tahun 2024 posisinya 0-0. Tidak ada capres petahana. Jadi semua elite merasa ingin memanfaatkan momentum 0-0 tersebut. Peluang partai baru bisa tumbuh pesat lebih besar di tahun 2024 ketimbang pemilu 2019 yang ada capres petahana," pungkas Ali.

Kolom Komentar