Anggota DPR: Dimana Keberadaan Negara Saat 3 ABK WNI Dibuang Ke Laut Lepas

Anggota Komisi III DPR RI M. Nasir Djamil/Net

Kasus meninggalnya tiga ABK WNI di kapal China dan jenazahnya di larungkan ke laut, seolah menunjukkan anomali bahwa Indonesia sebagai negara yang berdaulat.

Demikian ditegaskan anggota Komisi III DPR RI M. Nasir Djamil saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (8/5).

"Kasus tewasnya 3 ABK WNI di Kapal China yang kemudian jenazahnya dibuang ke laut, menjelaskan kepada dunia bahwa sebagai sebuah negara yang berdaulat Indonesia, tidak hadir dan tak mampu memuliakan warga negaranya sendiri," kata dia.

Legislator PKS asal Aceh ini menyesalkan tragedi nahas itu menimpa WNI yang bekerja ke luar negeri itu sampai luput dari perhatian negera.  

"Padahal, mereka bekerja di kapal China itu, bisa jadi karena tidak mendapat pekerjaan di negerinya sendiri," sesal Nasir Djamil.

Dia lantas mempertanyakan kehadiran negara atas kasus yang menewaskan sedikitnya tiga orang WNI yang jenazahnya dilarungkan ke laut lepas.

"Pertanyaanya kemana negara? Kok jenazah mereka dibuang ke laut? Di mana kementerian terkait yang seharusnya bertanggungjawab dengan mereka? Apa negara ini tidak memikirkan bahwa ABK itu memiliki keluarga? Bagaimana sedihnya perasaan keluarga saat mereka mengetahui anaknya atau suaminya atau ayahnya dibuang ke laut?" tuturnya.

Lebih lanjut, Nasir Djamil menegaskan bahwa kasus ini merupakan tamparan keras dari negara pemilik kapal berbendera China, Long Xin 629 dan Long Xin 604 itu.

"Ketidakhadiran negara adalah bentuk pelecehan terhadap Indonesia," pungkasnya.

Kolom Komentar


Video

Gempa Mamuju, Ustad Das\'ad Latif Nyaris Jadi Korban

Jumat, 15 Januari 2021
Video

Sebelum Mbak You, Arief Poyuono Sudah Ramalkan Kalabendu

Jumat, 15 Januari 2021
Video

BINCANG SEHAT • Memandang Pandemi Dari Kacamata Relawan

Jumat, 15 Januari 2021

Artikel Lainnya

Fahri Hamzah: Waktunya Merajut Persamaan, Bencana Alam Bukanlah Isu Partisan
Politik

Fahri Hamzah: Waktunya Meraj..

18 Januari 2021 14:03
Sama Dengan Megawati Di 2014, Airlangga Hartarto Juga Belum Otomatis Capres Golkar 2024
Politik

Sama Dengan Megawati Di 2014..

18 Januari 2021 13:59
Bukhori: Komisi VIII DPR Hanya Setujui Anggaran Bansos, Eksekusinya Domain Kemensos
Politik

Bukhori: Komisi VIII DPR Han..

18 Januari 2021 13:44
Kompolnas: Tidak Ada Catatan Negatif Listyo Sigit Dari Awal Sampai Jadi Kabareskrim
Politik

Kompolnas: Tidak Ada Catatan..

18 Januari 2021 13:42
Ingin Lihat Dari Dekat Kesiapan Bantuan Banjir, Jokowi Berangkat Ke Kalsel
Politik

Ingin Lihat Dari Dekat Kesia..

18 Januari 2021 13:29
Bawaslu Lampung Dilaporkan Ke KPK Terkait Dugaan Penyalahgunaan Wewenang
Politik

Bawaslu Lampung Dilaporkan K..

18 Januari 2021 12:54
Beda Signifikan, Mantu Jokowi Habiskan Dana Kampanye Hingga Rp 15 Miliar, Lawannya Rp 1 Miliar
Politik

Beda Signifikan, Mantu Jokow..

18 Januari 2021 12:46
Dengarkan Keluhan Asosiasi Penyelenggara Haji Umrah, LaNyalla Janji Undang Airlangga Dan Yaqut
Politik

Dengarkan Keluhan Asosiasi P..

18 Januari 2021 12:42