TKA China Datang Di Bulan Juli, Pengamat: Corona Belum Tentu Beres Dan Rakyat Masih Nganggur

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin/Net

Sanggahan dari Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi (Menko Marivest) Luhut Binsar Pandjaitan terkait rencana kedatangan 500 Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China di Konawe Sulawesi Tenggara (Sultra) dinilai tidak masuk akal.

Sebab, dia menyebut rencana mendatangkan TKA asal China masih akan dilakukan, yaitu di sekitar bulan Juni atau Juli nanti.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin mengatakan, bulan Juni hingga Juli tahun ini belum dapat dipastikan pandemi Covid-19 berakhir di Indonesia. Karena itu, pemerintah telah melakukan rencana yang justru mengesampingkan warganya sendiri.

"Sama saja. Juli itu belum tentu corona beres dan tuntas. Bisa ada second wave corona. Ini rakyat sendiri menganggur dibiarkan. Namun disaat yang sama TKA asal China dipekerjakan," kata Ujang Komarudin kepada Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu, Senin (11/5).

Menurut pengamat politik jebolan Universitas Indonesia ini, apabila pada kurun waktu tersebut Covid-19 sudah hilang, maka masyarakat pun masih membutuhkan pemulihan untuk kembali mendapatkan pekerjaan karena PHK yang menimpanya.

"Dan kalau pun corona sudah mereda. Rakyat banyak yang nganggur yang disebabkan PHK karena corona. Lalu pemerintah mendatangkan TKA asal China? Logika aneh dan terbalik-balik," pungkasnya.

Menko Marves, Luhut Binsar Panfjaitan menyebut rencana ratusan TKA asal China yang akan dipekerjakan di pabrik baterai di Konawe, Sultra itu baru akan dimulai Juni hingga Juli 2020 mendatang. Karena itu, dia membantah akan mendatangkan TKA asal China itu dalam waktu dekat ini.

"Nggak ada lah. Orang itu berencana minta, setahu saya, saya juga baru dengar dari media malah. Dia itu nanti baru bulan Juni-Juli baru kejadiannya," kata Luhut dalam sebuah bincang santai yang disiarkan RRI, Minggu (10/5).

Kolom Komentar


Video

Obrolan Bareng Bang Ruslan • Reshuffle Kabinet

Selasa, 13 April 2021
Video

Jendela Usaha • Laris Manis Saat Ramadhan Dengan Olahan Kolang Kaling

Rabu, 14 April 2021
Video

RMOL WORLD VIEW • Apa Kabar Asia Timur?

Rabu, 14 April 2021

Artikel Lainnya

Dukungan Masyarakat Terhadap PDIP Masih Moncer Di Survei LPPM, Demokrat Beda 0,1 Persen Dari Gerindra
Politik

Dukungan Masyarakat Terhadap..

15 April 2021 00:03
Iriana Jokowi Capres Terkuat Kedua Dari Kalangan Perempuan, Kangkangi Risma Hingga Khofifah
Politik

Iriana Jokowi Capres Terkuat..

14 April 2021 23:31
Zainuddin Maliki: Sudah Tepat Gabungkan Ristek Dengan Dikbud
Politik

Zainuddin Maliki: Sudah Tepa..

14 April 2021 23:16
Laporkan Habib Rizieq Soal Covid, Bima Arya Tepis Karena Politik
Politik

Laporkan Habib Rizieq Soal C..

14 April 2021 23:06
Temuan Survei LPPM: 79,2 Persen Publlik Menilai Arah Negara Sesuai Konstitusi
Politik

Temuan Survei LPPM: 79,2 Per..

14 April 2021 23:00
Dua Menteri Nasdem Dianggap Layak Dicopot, Ahmad Ali Pasrahkan Kepada Jokowi
Politik

Dua Menteri Nasdem Dianggap ..

14 April 2021 22:51
Making Indonesia 4.0 Perlu Disokong SDM Yang Unggul
Politik

Making Indonesia 4.0 Perlu D..

14 April 2021 22:43
Tidak Mau Ada Sistem Ecer Di Pengelolaan APBD, Jokowi Ke Kepala Daerah Yang Baru: Buat Dua Atau Tiga Program Prioritas Saja
Politik

Tidak Mau Ada Sistem Ecer Di..

14 April 2021 22:34