DPR Minta Semua Pihak Bersabar Tunggu RUU Pemilu

Anggota Komisi II DPR RI fraksi Golkar, Zulfikar Arse Sadikin/Repro

Komisi II DPR RI meminta semua pihak untuk menunggu hasil pembahasan dari Rancangan Undang (RUU) Pemilu yang belum disahkan.

RUU ini didalamnya mengatur regulasi Pemilihan Presiden, Pemilihan legislatif, Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang digabungkan menjadi satu.

Demikian disampaikan anggota Komisi II DPR RI fraksi Golkar, Zulfikar Arse Sadikin saat mengisi diskusi daring bertajuk "Tantangan RUU Pemilu Menuju Integritas Elektoral" Rabu (13/5).

"Lebih baik kita menunggu saja sampai disempurnakan, lalu dibawa ke Pleno Komisi mendengarkan pendapat fraksi, kalau memang oke baru dibawa ke Baleg untuk harmonisasi lalu dibawa ke Paripurna untuk diketok menjadi RUU usul inisiatif DPR RI tentang Pemilu," kata Zulfikar.

Menurut politisi senior Partai Golkar ini, jika sudah menjadi RUU Pemilu maka selayaknya dikoreksi dan dikritisi jika dirapati kekeliruan dalam RUU tersebut.

"Jadi, sebelum itu diketok jangan ditanggapi dulu deh, karena temen-temen menanggapi yang belum sah menjadi Rancangan Undang Undang (RUU), nanti bisa ke mana-mana gitu ya. Sabar heula atuh, sabar hehe," tuturnya.

Zulfikar mengurai, RUU Pemilu ini sejatinya akan menyesuaikan putusan MK Nomor 55/PUU-XVII/2019. Di mana dalam amar putusannya juga menyebutkan beberapa alternatif desain pemilu serentak.

Salah satunya, pemilu serentak nasional untuk memilih anggota DPR, DPD, Presiden/Wakil Presiden. Selanjutnya, dilaksanakan pemilu serentak lokal untuk memilih anggota DPRD Provinsi, anggota DPRD Kabupaten/Kota, pemilihan Gubernur, dan Bupati/Wali Kota.

"Ssuai dengan putusan MK agar dilakukan pemisahan Pemilu. Jadi Pemilu Nasional lalu ada Pemilu Lokal," demikian Zulfikar.

Kolom Komentar


Video

Berstatus Tersangka, Jack Boyd Lapian Jalani Pemeriksaan Perdana Di Bareskrim

Jumat, 03 Juli 2020
Video

Agak Sulit ya Ternyata Bekerja Dengan Baik dan Benar

Minggu, 05 Juli 2020
Video

New Normal New Ideas

Minggu, 05 Juli 2020

Artikel Lainnya

Kembali Kumpulkan Menteri, Jokowi: Work From Home Kok Kayak Cuti
Politik

Kembali Kumpulkan Menteri, J..

10 Juli 2020 00:19
Meski Sudah Dibenarkan DPP, DPC PDIP Tangerang Selatan Masih Bungkam Soal Koalisi Bersama Partai Gerindra
Politik

Meski Sudah Dibenarkan DPP, ..

09 Juli 2020 23:38
IMRI Gelar Aksi Di Depan Istana Negara, Tuntut Kasus Sarang Burung Walet Dilanjutkan
Politik

IMRI Gelar Aksi Di Depan Ist..

09 Juli 2020 23:05
Wakorbid Golkar Sumut: Tidak Memilih Ijeck Berarti Mengingkari Instruksi Airlangga Hartarto
Politik

Wakorbid Golkar Sumut: Tidak..

09 Juli 2020 22:50
Didampingi Prabowo, Presiden Jokowi Tinjau Reklamasi Pulau Pisau
Politik

Didampingi Prabowo, Presiden..

09 Juli 2020 22:37
Kemarahan Jokowi, Dramaturgi Politik Tutupi Kegagalannya Memimpin
Politik

Kemarahan Jokowi, Dramaturgi..

09 Juli 2020 22:25
Jokowi Kembali Keluhkan Kinerja Anak Buahnya, Pengamat: Artinya, Menterinya Enggak Ngapa-ngapain
Politik

Jokowi Kembali Keluhkan Kine..

09 Juli 2020 22:06
Menteri Edhy Ajak Masyarakat Budidaya Udang Dengan Konsep Tambak Milenial
Politik

Menteri Edhy Ajak Masyarakat..

09 Juli 2020 21:57