Jokowi Minta Seluruh Kepala Daerah Perkuat Gugus Tugas Tingkat Desa

Presiden Joko Widodo/Net

Penyebaran virus corona baru atau Covid-19 di daerah menjadi salah satu bahasan yang diangkat Presiden Joko Widodo dalam rapat terbatas (Ratas) hari ini.

Jokowi mengaku mendapat laporan dari kepala daerah di tingkat provinsi atau gubernur mengenai efektivitas kebijakan pemerintah untuk mengendalikan penyebaran Covid-19.

"Laporan yang saya terima dari para gubernur, baik yang menerapkan PSBB maupun yang tidak menerapkan PSBB, memang kesimpulannya yang paling efektif dalam pengendalian penyebaran covid ini adalah unit masyarakat yang paling bawah," ujarnya di Istana Bogor, Senin (18/5).

Karena laporan itu, mantan walikota Solo ini meminta kepada kementerian terkait yang mengurusi pemerintahan daerah, untuk mengoptimalkan peranan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di tingkat desa.

"Oleh sebab itu, saya minta kepada menteri yang terkait, dengan ini saya minta seluruh kepala daerah memperkuat gugus tugas di tingkat RT, RW atau desa. Atau misalnya di Bali ada desa adat, ini penting sekali, kuncinya di sini gugus tugas tingkat RT, RW atau desa atau desa adat," tuturnya.

Selain itu, Jokowi juga memminta jajarannya yang mengurusi fasilitas kesehatan untuk mengoptimalkan fungsi puskemas dalam hal pemeriksaan hingga perawatan korban Covid-19.

"Fasilitas kesehatan di tingkat pertama yaitu puskesmas harus diperkuat, karena kita punya 10.134 di seluruh tanah air, dan 4.000, di antaranya adalah puskesmas dengan fasilitas rawat inap. Selain itu, ada 4.483 dokter praktik keluarga, ditambah klinik-klinik pertama yang melayani JKN ini betul-betul perlu diaktifkan," pintanya.

"Sehingga puskesmas dan jaringannya bisa diaktivasi menjadi simpul dalam pengujian sample, pelacakan dan penelusuran kasus covid di wilayah itu juga, menjadi simpul pemantauan ODP maupun OTG," demikian Joko Widodo. 

Kolom Komentar


Video

Nadiem Minta Maaf, Berharap Muhammadiyah, NU, dan PGRI Bergabung Program POP

Selasa, 28 Juli 2020
Video

Jokowi: Saya Tidak Tahu Sebabnya Apa, Minggu-minggu Terakhir Ini Masyarakat Khawatir Covid-19

Senin, 03 Agustus 2020

Artikel Lainnya

Antisipasi Jurang Resesi, PKB Desak Jokowi Segera Normalisasi Anggaran Kementan Dan KKP
Politik

Antisipasi Jurang Resesi, PK..

07 Agustus 2020 05:57
Antisipasi Kehilangan Kepercayaan Rakyat, Jokowi Disarankan Segera Tepati Janji Politiknya
Politik

Antisipasi Kehilangan Keperc..

07 Agustus 2020 05:33
Yahya Cholil Staquf Sebut NU Ikut POP Kemendikbud, LP Ma'arif: Kami Tidak Tahu Menahu
Politik

Yahya Cholil Staquf Sebut NU..

07 Agustus 2020 02:18
Bertemu Internal Dengan Fraksi Demokrat, AHY Bahas Situasi Nasional Terkini
Politik

Bertemu Internal Dengan Frak..

07 Agustus 2020 01:09
Jokowi Terbitkan Inpres Pelanggar Protokol Kesehatan, DPR: Sanksi Harus Mendidik Dan Ada Efek Jera
Politik

Jokowi Terbitkan Inpres Pela..

07 Agustus 2020 00:22
KH Yahya Cholil Staquf Sebut NU Tetap Ikut POP Kemendikbud
Politik

KH Yahya Cholil Staquf Sebut..

06 Agustus 2020 23:54
Indef: Minus 5,32 Persen Saat Pandemik Corona Mengkonfirmasi Struktur Ekonomi Era Rezim Jokowi Rapuh
Politik

Indef: Minus 5,32 Persen Saa..

06 Agustus 2020 23:14
Ekonom Prediksi Perekonomian Nasional Akan Membaik Di Kuartal III
Politik

Ekonom Prediksi Perekonomian..

06 Agustus 2020 22:34