Nasir Djamil: Kasus Penculikan ’98 Sulit Diungkap Jokowi Karena ....

Politisi PKS, M. Nasir Djamil/Net

Presiden Joko Widodo sempat mengumbar janji untuk dapat menuntaskan kasus pelanggaran HAM berat masa lalu, seperti penculikan mahasiswa Trisakti dan sejumlah aktivis HAM di tahun 1998. Namun, hingga kini janji tersebut hanya isapan jempol semata.

Politisi PKS, M. Nasir Djamil mengaku paham alasan Presiden Joko Widodo sulit mengungkap kasus ini. Sebab, pihak-pihak yang diduga menjadi pelaku penculikan justru sedang berada di dekat Jokowi.

“Problemnya menyangkut orang-orang lama yang hari ini berada di pusaran kekuasaan. Jadi orang-orang lama yang waktu itu punya kekuasaan, baik di pemerintahan maupun di militer, kan diduga terlibat dalam kasus ini, peristiwa ini,” ujarnya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (18/5).

“Nah sekarang ini kan problemnya mereka ada di pusaran kekuasaan,” sambung Nasir Djamil tanpa menjabarkan nama terduga yang dimaksud.

Menurutnya, Jokowi tetap harus menunaikan apa yang pernah dijanjikan saat debat Pilpres 2019 lalu. Terlebih janji yang terucap sempat membawa harapan tinggi bagi para pegiat HAM tanah air,

“Tapi dalam perjalanannya, dua tahun setelah beliau menjabat,  tidak ada tanda-tanda beliau menyelesaikan itu,” jelasnya.

Jika tidak memenuhi janji tersebut, sambung anggota Komisi III DPR itu, maka Jokowi akan membuat keluarga korban dan pegiat HAM yang sempat menaruh simpati menjadi kecewa.

“Menurut saya sepertinya HAM ini dianaktirikan oleh penguasa saat ini. Kenapa dianaktirikan? Ya itu tadi bisa jadi ada orang-orang masa lalu duduk di pusaran kekuasaan,” tutupnya.

Kolom Komentar


Video

Negara yang Ditakuti Yahudi di Timur Tengah Cuman Dua, Iran dan Turki

Rabu, 16 September 2020
Video

Orang Yahudi Bikin Terowongan untuk Beribadah di Bawah Masjid Al-Aqsa

Rabu, 16 September 2020

Artikel Lainnya

Sembari Menunggu Vaksin Jadi, Kemampuan Preventif Harus Digencarkan
Politik

Sembari Menunggu Vaksin Jadi..

18 September 2020 12:45
Fadli Zon: Pak Mahfud, Apa Tidak Lebih Tepat Kita Sandang Cukongkrasi?
Politik

Fadli Zon: Pak Mahfud, Apa T..

18 September 2020 12:28
Gagal Lolos Pilkada Bandarlampung, Ike Edwin Ajak Pendukungnya Pilih Rycko-Jos
Politik

Gagal Lolos Pilkada Bandarla..

18 September 2020 11:48
Kemenko Polhukam Turut Undang Bawaslu Bahas Materi Perppu Pilkada Kedua
Politik

Kemenko Polhukam Turut Undan..

18 September 2020 11:42
Diduga Pidana, Komisi III Minta Bareskrim Ungkap Aktor Intelektual Kebakaran Gedung Kejagung
Politik

Diduga Pidana, Komisi III Mi..

18 September 2020 11:30
Adhie Massardi Lebih Sepakat Kalau Ahok Jadi Menlu, Biar Yang Dimaki-maki Orang Asing Semua
Politik

Adhie Massardi Lebih Sepakat..

18 September 2020 11:27
Kena Prank Ahok Soal Pembubaran Kementerian BUMN, Begini Ungkapan Kekecewaan Relawan Jokowi
Politik

Kena Prank Ahok Soal Pembuba..

18 September 2020 11:19
Azis Syamsuddin: Sengaja Atau Lalai, Usut Tuntas Kebakaran Gedung Kejagung
Politik

Azis Syamsuddin: Sengaja Ata..

18 September 2020 11:17