Sandiaga Uno: Pak Nuh Mengira Dapat Undian, Tolong Kita Edukasi

Ketua Relawan Indonesia Bersatu Lawan Covid-19, Sandiaga Sholahuddin Uno/Net

Buruh bangunan asal Jambi, M. Nuh menjadi trending topic lantaran menjadi pemenang lelang motor listrik bertandatangan Presiden Joko Widodo saat acara pelelangan di acara konser amal.

M. Nuh banyak diperbincangkan karena bersangkutan mengira bakal dapat hadiah, bukan malah membayar. Dan karena ditagih untuk segera menebus lelang, yang bersangkutan ketakutan. Dia pun datang ke polisi untuk minta perlindungan.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Relawan Indonesia Bersatu Lawan Covid-19, Sandiaga Sholahuddin Uno mengaku prihatin dengan peristiwa tarsebut.

"Ya kami prihatin ya bahwa ada kesalahpahaman. Tapi menurut saya ini simpang siur kita tunggu dulu hasil penelitian," ujar Sandi saat ditemui di kawasan Bintaro usai membagikan sembako kepada warga miskin bersama relawan Jokowi, Jumat (22/5).

Sandiaga menilai niat panitia acara menggelar konser amal dengan mengadakan pelelangan itu baik untuk membantu Satgas Gugus Tugas dalam percepatan penanganan pandemik Covid-19.

"Niatnya baik sekali, menurut saya niat panitia baik, untuk memastikan kita berbagi bergotong royong, dan lelang dari motor listrik yang sudah ditandatangani Presiden Jokowi sudah dinilai," katanya.

Sandi mendapatkan informasi langsung dari Ketua MPR RI Bambang Soesatyo atas polemik M. Nuh tersebut, dan Bamsoet akan melakukan klarifikasi agar tidak simpang siur di tengah masyarakat.

"Saya dapat berita dari Pak Bamsoet, hari ini akan ada statemen klarifikasi supaya tidak ada simpang siur tidak ada yang dirugikan, karena datanya ada," urainya.

Sandi menambahkan bahwa hasil lelang nantinya akan jauh lebih besar nilainya daripada hasil konser amal saat itu.

"Saya dapat berita, tapi nanti Pak Bamsoet yang menyampaikan sendiri, bahwa jumlah yang lebih lagi malah, berhasil didapatnya. Kita lupakan dulu, perbedaan kalau memang salah paham Pak Nuh mengira dia mendapatkan undian ya tolong diedukasi," tandasnya.

Kolom Komentar