Ruslan Buton Desak Jokowi Mundur, Ngasiman Djoyonegoro: Jangan Buat Gaduh Di Tengah Pandemik Corona

Direktur CISS, Ngasiman Djoyonegoro/RMOL

Panglima Serdadu Eks Trimatra Nusantara, Ruslan Buton menulis surat terbuka kepada Presiden Joko Widodo. Salah satu isi surat itu meminta Jokowi mundur dari kursi Presiden.

Surat terbuka desakan mundurnya Presiden Jokowi menuai reaksi beragam, salah satunya pemerhati isu pertahanan dan keamanan.

Pengamat Intelijen, Pertahanan dan Keamana, Ngasiman Djoyonegoro menilai, surat terbuka yang dilayangkan Ruslan Buton tidak hanya bersifat politis, namun menimbulkan kegaduhan yang sangat tidak elok di tengah situasi pandemik virus corona baru (Covid-19).

"Sangat politis, dan sangat tidak elok di tengah bangsa Indonesia sedang mengalami musibah corona," kata Ngasiman Djoyonegoro, Jumat (22/5).

Pria yang juga Direktur Eksekutif Center of Intelligence and Strategic Studies (CISS) ini menambahkan, surat terbuka Ruslan Buton kepada Presiden Jokowi sangat politis karena sejak Pemilihan presiden (Pilpres) 2019 berseberangan dengan Jokowi.

"Kan di Pilpres 2019 kemarin ia pendukung 02, jadi tak menuntut kemungkinan memang ada skenario-skenario tertentu untuk menciptakan ketidak-stabilan keamanan nasional," tambahnya.

Simon -karib disapa- berharap kepada aparat keamanan tetap siaga untuk mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan yang bisa saja terjadi. Apalagi video tersebut substansinya sebenarnya pernah beredar sebelum Pilpres 2019. Viralnya video desakan mundurnya  Jokowi di tengah situasi sekarang memunculkan tanda tanya besar.

"Perlu dilakukan penelusuran siapa orang di belakang Ruslan Buton. Saya melihat ada agenda tertentu yang sedang direncanakan. Video itu substansinya kan sebelum Pilpres, namun ada polesannya, kenapa diviralkan lagi sekarang," kata Simon.

Namun demikian, Simon optimis bahwa aparat keamanan pasti bisa mengatasi masalah ini. Ia yakin aparat keamanan sudah malakukan mitigasi dan penelusuran-penelusuran.

"Ya tapi kita optimis aparat kita pasti bisa mengatasinya," ucap Simon.

Ruslan Buton dalam surat terbukanya juga menyampaikan bahwa tidak menutup kemungkinan akan terjasi revolusi rakyat jika Presiden Jokowi tidak mundur dari jabatannya.

“Bila tidak mundur, bukan menjadi sebuah keniscayaan akan terjadinya gelombang gerakan revolusi rakyat dari seluruh elemen masyarakat,” kata Ruslan Buton dalam surat terbuka kepada Presiden Jokowi.

Kolom Komentar


Video

Ini kronologi Dua Mobil PCR untuk Surabaya Diserobot Pemprov Jatim

Jumat, 29 Mei 2020
Video

Perahu KN 3 SAUDARA Terhempas Ombak, 1 Orang Nelayan MD

Jumat, 29 Mei 2020

Artikel Lainnya

Tak Ada Korban Jiwa Akibat Covid-19 Jadi Target KPU Di Pilkada Serentak 2020
Politik

Tak Ada Korban Jiwa Akibat C..

01 Juni 2020 12:46
Din Syamsuddin: Pancasila Untuk Dilakukan, Bukan Diklaim Sepihak!
Politik

Din Syamsuddin: Pancasila Un..

01 Juni 2020 12:32
Di Hari Lahir Pancasila, Jokowi Ajak Masyarakat Berlomba Jadi Pemenang Lawan Covid-19
Politik

Di Hari Lahir Pancasila, Jok..

01 Juni 2020 12:28
Peringati Hari Lahir Pancasila, Gubernur Khofifah: Momentum Perkuat Solidaritas Dan Gotong Royong
Politik

Peringati Hari Lahir Pancasi..

01 Juni 2020 11:52
TNI/Polri Dilibatkan Dalam New Normal, PPP: Berisiko Tingkatkan Anggaran Serta Buat Situasi Mencekam
Politik

TNI/Polri Dilibatkan Dalam N..

01 Juni 2020 11:20
Cak Imin: Untung Ada Pancasila, Indonesia Jadi Tidak Ribut Seperti Negara Lain
Politik

Cak Imin: Untung Ada Pancasi..

01 Juni 2020 10:50
Jokowi: Layani Masyarakat Tanpa Beda-bedakan SARA!
Politik

Jokowi: Layani Masyarakat Ta..

01 Juni 2020 10:33
Puan Maharani Baca UUD 1945 Dengan menambahkan Kalimat
Politik

Puan Maharani Baca UUD 1945 ..

01 Juni 2020 10:15