Perppu Corona Jadi UU, Ahmad Yani Tegaskan KMPK Gugat Kembali UU Corona Dengan Jumlah Lebih Massif

Rapat virtual KMPK persiapan ajukan gugatan UU Corona/Repro

Setelah Perppu 1/2020 resmi menjadi UU Nomor 2/2020 atau dikenal dengan Corona, Koalisi Masyarakat Penegak Kedaulatan (KMPK) pun kembali melakukan upaya hukum dengan menolak UU 2/2020 tersebut.

Demikian ditegaskan anggota KMPK Ahmad Yani dalam rapat koordinasi KMPK yang digelar secara virtual, Sabtu (23/5).

"Kita sudah melakukan gugatan terhadap UU Nomor 2/2020 in ke MK," ujar Ahmad Yani.

Adapun, terkait gugatan awal KMPK yakni Perppu 1/2020 sebetulnya masih berjalan di MK. Hanya saja, kata Ahmad Yani, pihaknya mengaku sanksi jika gugatan terhadap Perppu Corona akan diterima oleh majelis hakim.

"Kemungkinan besar gugatan Perppu itu akan ditolak atau tidak diterima. Karena, objek dari Perppu itu sudah berubah menjadi UU Nomor 2/2020," tuturnya.

Atas dasar itu, KMPK kembali mengajukan gugatan UU Nomor 2/2020 ke MK. Termasuk menambah kekuatan materi permohonan sekaligus menambah para pemohon yang tergabung di dalam KMPK dalam rangka mengajukan gugatan ke MK.

"Kalau kemarin gugatan terhadap Perppu itu adalah individual, komponen dsb yang berjumlah 24 orang. Nah dengan gugatan terhadap UU 2/2020 ini baik orang perorangan, organisasi, kelembagaan, serikat pekerja atau organisasi buruh, ditambah organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan. Sehingga frontnya menjadi lebih besar," kata mantan anggota Komisi III DPR RI itu.

Sekadar informasi, selain KPMK, masih ada sejumlah lembaga swadaya masyarakat (LSM) seperti Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) dan aktivis hukum dari berbagai organisasi lain yang juga melakukan gugatan terhadap UU Corona yang baru ini.

"Ada juga kawan-kawan yang siap mengajukan gugatan ke MK beberapa aktivis hukum kemarin berkomunikasi dan mereka sudah mendaftarkan suara online juga. Jadi memang akan banyak dari berbagai macam kalangan baik yang ada di koordinasi kan oleh KMPK maupun oleh ormas atau kelembagaan kelembagaan lain," demikian Ahmad Yani.

Kolom Komentar


Video

Ini kronologi Dua Mobil PCR untuk Surabaya Diserobot Pemprov Jatim

Jumat, 29 Mei 2020
Video

Perahu KN 3 SAUDARA Terhempas Ombak, 1 Orang Nelayan MD

Jumat, 29 Mei 2020

Artikel Lainnya

Tak Ada Korban Jiwa Akibat Covid-19 Jadi Target KPU Di Pilkada Serentak 2020
Politik

Tak Ada Korban Jiwa Akibat C..

01 Juni 2020 12:46
Din Syamsuddin: Pancasila Untuk Dilakukan, Bukan Diklaim Sepihak!
Politik

Din Syamsuddin: Pancasila Un..

01 Juni 2020 12:32
Di Hari Lahir Pancasila, Jokowi Ajak Masyarakat Berlomba Jadi Pemenang Lawan Covid-19
Politik

Di Hari Lahir Pancasila, Jok..

01 Juni 2020 12:28
Peringati Hari Lahir Pancasila, Gubernur Khofifah: Momentum Perkuat Solidaritas Dan Gotong Royong
Politik

Peringati Hari Lahir Pancasi..

01 Juni 2020 11:52
TNI/Polri Dilibatkan Dalam New Normal, PPP: Berisiko Tingkatkan Anggaran Serta Buat Situasi Mencekam
Politik

TNI/Polri Dilibatkan Dalam N..

01 Juni 2020 11:20
Cak Imin: Untung Ada Pancasila, Indonesia Jadi Tidak Ribut Seperti Negara Lain
Politik

Cak Imin: Untung Ada Pancasi..

01 Juni 2020 10:50
Jokowi: Layani Masyarakat Tanpa Beda-bedakan SARA!
Politik

Jokowi: Layani Masyarakat Ta..

01 Juni 2020 10:33
Puan Maharani Baca UUD 1945 Dengan menambahkan Kalimat
Politik

Puan Maharani Baca UUD 1945 ..

01 Juni 2020 10:15