PKB Apresiasi Kinerja Bareskrim Polri Bongkar Kasus 821 Kilogram Sabu

Ketua Fraksi PKB DPR, Cucun Ahmad Sjamsurijal/Net

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengapresiasi keberhasilan jajaran Bareskrim Polri membongkar kasus peredaran narkoba jenis sabu seberat 821 kilogram. Keberhasilan tersebut merupakan langkah besar Polri dalam menyelematkan masa depan 3.284.000 rakyat Indonesia dari bahaya jeratan sabu-sabu.

"Keberhasil jajaran Bareskrim Polri membongkar jaringan peredaran sabu seberat 821 kilogram senilai Rp4,5 triliun melegakan kita semua. Bayangkan jika hampir 1 ton sabu-sabu itu benar-benar beredar di Indonesia, betapa banyak orang yang akan terjerat dan terjerumus dalam bahaya narkoba," ujar Ketua Fraksi PKB DPR, Cucun Ahmad Sjamsurijal, Sabtu (23/5).

Dia menjelaskan Indonesia termasuk negara dengan kategori darurat narkoba berdasarkan peningkatan jumlah pengguna dalam setiap tahun. Bahkan United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC) mencatat Indonesia masuk dalam jajaran segitiga emas perdagangan narkoba bersama Australia, dan Malaysia.

"Berdasarkan catatan Badan Narkotika Nasional (BNN) pengguna narkoba di Indonesia lebih dari 3 juta orang pada kelompok umur 10-59 tahun. Ironisnya 27% dari jumlah pengguna tersebut adalah mereka yang berstatus pelajar dan mahasiswa," katanya.

Fakta tersebut, kata Cucun tentu sangat mengkhawatirkan. Tak heran dengan jumlah pengguna yang mencapai jutaan orang dan terus berkembang, Indonesia menjadi pasar potensial bagi peredaran narkoba dari bandar dari dalam maupun luar negeri. Bahkan ratusan kilo sabu-sabu yang berhasil dibongkar oleh Tim Satgasus Merah Putih Bareskrim Polri merupakan milik jaringan pengedar sabu dari Timur Tengah.

"Dua orang tersangka yang ditangkap merupakan warga negara Yaman dan Pakistan. Ini membuktikan jika banyak bandar narkoba dari luar negeri yang ingin memasarkan barang mereka di tanah air. Fenomena ini harus kita waspadai bersama," katanya.

Anggota Komisi III DPR ini memberikan apresisasi untuk kerja keras jajaran Bareskrim Polri di bawah kendali Kabareskrim Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo. Apresiasi khusus juga harus disematkan kepada jajaran Tim Satgasus Merah Putih di bawah komando Brigjen Pol Ferdi Sambo yang tak kurang dari 4 bulan melakukan pengintaian dan pengembangan sehingga bisa membongkar kasus tersebut.

"Ke depan tantangan pemberantasan peredaran dan penyalahgunaan narkoba akan semakin besar. Oleh karena kita akan mendukung sepenuhnya Langkah-langkah Polri dalam memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkoba di negeri ini," katanya.

Jajaran Bareskrim Polri berhasil membongkar peredaran narkoba jenis sabu seberat 821 kilogram. Dua tersangka Basheir Ahmad dan Adel Saeed Yaslam Awadh ditangkap di ruko yang berlokasi di Jalan Takari, Taktakan, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, Provinsi Banten. Diduga mereka adalah bagian dari kartel narkoba yang berpusat di Timur Tengah.

Kolom Komentar


Video

Ini kronologi Dua Mobil PCR untuk Surabaya Diserobot Pemprov Jatim

Jumat, 29 Mei 2020
Video

Perahu KN 3 SAUDARA Terhempas Ombak, 1 Orang Nelayan MD

Jumat, 29 Mei 2020

Artikel Lainnya

Tak Ada Korban Jiwa Akibat Covid-19 Jadi Target KPU Di Pilkada Serentak 2020
Politik

Tak Ada Korban Jiwa Akibat C..

01 Juni 2020 12:46
Din Syamsuddin: Pancasila Untuk Dilakukan, Bukan Diklaim Sepihak!
Politik

Din Syamsuddin: Pancasila Un..

01 Juni 2020 12:32
Di Hari Lahir Pancasila, Jokowi Ajak Masyarakat Berlomba Jadi Pemenang Lawan Covid-19
Politik

Di Hari Lahir Pancasila, Jok..

01 Juni 2020 12:28
Peringati Hari Lahir Pancasila, Gubernur Khofifah: Momentum Perkuat Solidaritas Dan Gotong Royong
Politik

Peringati Hari Lahir Pancasi..

01 Juni 2020 11:52
TNI/Polri Dilibatkan Dalam New Normal, PPP: Berisiko Tingkatkan Anggaran Serta Buat Situasi Mencekam
Politik

TNI/Polri Dilibatkan Dalam N..

01 Juni 2020 11:20
Cak Imin: Untung Ada Pancasila, Indonesia Jadi Tidak Ribut Seperti Negara Lain
Politik

Cak Imin: Untung Ada Pancasi..

01 Juni 2020 10:50
Jokowi: Layani Masyarakat Tanpa Beda-bedakan SARA!
Politik

Jokowi: Layani Masyarakat Ta..

01 Juni 2020 10:33
Puan Maharani Baca UUD 1945 Dengan menambahkan Kalimat
Politik

Puan Maharani Baca UUD 1945 ..

01 Juni 2020 10:15