Angkat Bicara Soal Wawancara Dengan Siti Fadilah, Ini Penjelasan Deddy Corbuzier

Deddy Corbuzier saat angkat bicara terkait wawancaranya dengan Siti Fadilah Supari/Repro

Youtuber sekaligus artis Deddy Corbuzier akhirnya buka suara setelah belakangan menjadi sorotan seusai melakukan wawancara dengan eks Menteri Kesehatan, Siti Fadilah Supari.

Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) menyebut Deddy Corbuzier menyalahi aturan Permenkumham Nomor M..HH-01.IN.04.03, 5 Oktober Tahun 2011 tentang Pengelolaan dan Pelayanan Informasi dan Dokumentasi Ditjen PAS, Kantor Wilayah Kemenkumham dan UPT Pemasyarakatan.

Melalui akun Instagram miliknya, Deddy Corbuzier mengklarifikasi terkait acara podcast bersama Siti Fadilah. Dia mengaku telah meminta izin dan diizinkan oleh Siti Fadilah untuk berdiskusi soal Covid-19 DI Rumah Sakit (RS) di mana Siti Fadilah dirawat.

"Video yang terjadi adalah, pada saat itu di rumah sakit ketika saya bersilaturahmi dengan Ibu Siti Fadilah dan saya meminta izin dengan Ibu Siti Fadilah dan diizinkan, tanpa suatu paksaan," ujar Deddy Corbuzier, Selasa (26/5).

Deddy Corbuzier mengatakan, salah satu tujuannya untuk melakukan wawancara dengan Siti Fadilah Supari tidak lain hanyalah untuk sharing ilmu dan berbagi pengalaman Siti dalam menangani wabah Flu Burung ketika itu, sekaligus menyoal pandemi yang tengah dihadapi bangsa Indonesia yaitu Covid-19.

"Karena beliau menginginkan agar ada informasi untuk masyarakat Indonesia yang bisa membantu bangsa kita segera menyelesaikan pandemi Covid-19 ini," tuturnya.

Deddy Corbuzier juga menegaskan bahwa dirinya tidak pernah menyamar dengan mengenakan masker untuk bisa mewawancarai Siti Fadilah Supari.

"Di beberapa media yang tersebar banyak sekali berita tidak benar yang mengatakan saya menyamar menggunakan masker. Saya pun ketawa saat dibilang menggunakan masker, menyamar," ujarnya.

Selain itu, Deddy Corbuzier pun menyatakan, tidak berafiliasi dengan kelompok politik manapun dan kelompok kepentingan apapun mengenai podcast bersama Siti Fadilah Supari.  

"Saya tidak terikat pada partai politik tertentu, golongan tertentu, dan sebagainya. Tidak sama sekali. Saya bersifat independen, yang saya bela adalah bangsa dan negara Indonesia, demikian juga dengan isi video tersebut," pungkasnya.

Kolom Komentar


Video

Wanita Terbakar Dalam Mobil di Sukoharjo, Diduga Korban Pembunuhan

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

DENDI RAMADHONA DAN PESAWARAN

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

Diduga Melanggar, Bawaslu Panggil Calon Bupati Semarang

Kamis, 22 Oktober 2020

Artikel Lainnya

Bamsoet: Proses Hukum Tersangka Kebakaran Kejaksaan Agung Harus Tegas Dan Adil
Politik

Bamsoet: Proses Hukum Tersan..

24 Oktober 2020 18:44
Andi Arief: Jika Maafkan Gus Nur, Nahdlatul Ulama Akan Catatkan Sejarah
Politik

Andi Arief: Jika Maafkan Gus..

24 Oktober 2020 17:36
Ungkap Kebakaran Kejagung, Komisi III: Ini Bukti Polri Profesional Dan Bukan Kaleng-kaleng
Politik

Ungkap Kebakaran Kejagung, K..

24 Oktober 2020 17:29
Bukan Maju Atau Tidak, Tantangan Bagi Prabowo Apakah Menang Lawan Tokoh-tokoh Bersinar Ini
Politik

Bukan Maju Atau Tidak, Tanta..

24 Oktober 2020 16:22
Teguran Jokowi Kepada Para Menteri Bukti Manajemen Komunikasi Istana Buruk
Politik

Teguran Jokowi Kepada Para M..

24 Oktober 2020 16:14
Seperti Lurah Suhartono, Kampenye Tri Rismaharini Di Pilkada Bisa Masuk Ranah Pidana
Politik

Seperti Lurah Suhartono, Kam..

24 Oktober 2020 15:51
Peneliti LIPI: Semakin Demokratis Satu Rezim, Maka Daerahnya Akan Semakin Desentralistis
Politik

Peneliti LIPI: Semakin Demok..

24 Oktober 2020 15:23
Bukan Soal Kunjungan Ke AS, Tapi Apakah Masih Ada Peluang Prabowo Menang Setelah Kalah Dua Kali?
Politik

Bukan Soal Kunjungan Ke AS, ..

24 Oktober 2020 14:58