Muncul Isu Reshuffle Kabinet, Menteri Ini Layak Didepak Karena Rapor Kinerjanya Merah

Kabinet Indonesia pemerintahan jilid ke II Joko Widodo/Net

Seiring santernya isu reshuffle Kabinet Indonesia Maju pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi)-Maruf Amin, sedianya terbuka kemungkinan sejumlah menteri bakal direshuffle.

Hal itu ditengarai dengan adanya rapor merah beberapa menteri yang kerap menuai kontroversi akibat kebijakan yang dikeluarkannya itu.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin mengatakan, ada sejumlah menteri yang mendapat rapor merah lantaran acap kali inkonsisten dan tidak berjalan seirama dengan pemerintah.

Sebagai contoh kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam menangani pandemik virus corona baru (Covid-19), di mana antara Kementerian satu dengan yang lainnya kerap berbenturan sehingga menuai kontroversi di masyarakat.  

"Menkes, Menhub, Menkumham, Tim ekonomi dan Mensos. Kebijakannya kontroversial, saling bertabrakan," kata Ujang Komarudin kepada Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu, Selasa (26/5).

"Bukan hanya membingungkan rakyat. Tapi juga merugikan rakyat," imbuhnya menegaskan.

Pengamat politik jebolan Universitas Indonesia (UI) ini menambahkan, di luar negeri jika ada menteri yang dianggap gagal langsung mengundurkan diri dari jabatannya. Karenanya, di Indonesia pun bisa mencontoh hal tersebut.  

"Kalau di luar negeri. Menteri- itu sudah mundur. Misalnya Menkes. Jika merasa gagal dalam menanggulangi Corona. Maka akan mundur. Di Indonesia tidak," pungkasnya.

Sekadar informasi, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mendesak Presiden Joko Widodo segera mereshuffle Kabinet Indonesia Maju. Hal ini ditengarai akibat lambannya kinerja pemerintah terutama dalam percepatan penanganan pandemik Covid-19.

"Presiden perlu mengganti para menteri yang bekerja lambat dan lambat beradaptasi dengan situasi krisis," kata Koordinator Juru Bicara DPP PSI Dara Nasution.

Kolom Komentar


Video

Negara yang Ditakuti Yahudi di Timur Tengah Cuman Dua, Iran dan Turki

Rabu, 16 September 2020
Video

Orang Yahudi Bikin Terowongan untuk Beribadah di Bawah Masjid Al-Aqsa

Rabu, 16 September 2020

Artikel Lainnya

Sembari Menunggu Vaksin Jadi, Kemampuan Preventif Harus Digencarkan
Politik

Sembari Menunggu Vaksin Jadi..

18 September 2020 12:45
Fadli Zon: Pak Mahfud, Apa Tidak Lebih Tepat Kita Sandang Cukongkrasi?
Politik

Fadli Zon: Pak Mahfud, Apa T..

18 September 2020 12:28
Gagal Lolos Pilkada Bandarlampung, Ike Edwin Ajak Pendukungnya Pilih Rycko-Jos
Politik

Gagal Lolos Pilkada Bandarla..

18 September 2020 11:48
Kemenko Polhukam Turut Undang Bawaslu Bahas Materi Perppu Pilkada Kedua
Politik

Kemenko Polhukam Turut Undan..

18 September 2020 11:42
Diduga Pidana, Komisi III Minta Bareskrim Ungkap Aktor Intelektual Kebakaran Gedung Kejagung
Politik

Diduga Pidana, Komisi III Mi..

18 September 2020 11:30
Adhie Massardi Lebih Sepakat Kalau Ahok Jadi Menlu, Biar Yang Dimaki-maki Orang Asing Semua
Politik

Adhie Massardi Lebih Sepakat..

18 September 2020 11:27
Kena Prank Ahok Soal Pembubaran Kementerian BUMN, Begini Ungkapan Kekecewaan Relawan Jokowi
Politik

Kena Prank Ahok Soal Pembuba..

18 September 2020 11:19
Azis Syamsuddin: Sengaja Atau Lalai, Usut Tuntas Kebakaran Gedung Kejagung
Politik

Azis Syamsuddin: Sengaja Ata..

18 September 2020 11:17