Pakar: Fakta Hukum Saeful Bahri Bisa Jadi Dasar KPK Tetapkan Tersangka Lain

Gedung KPK/RMOL

Fakta hukum dari sidang vonis Saeful Bahri selaku kader PDIP dinilai sudah cukup untuk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan tersangka lain.

Setidaknya penilaian itu sebagaimana disampaikan oleh pakar hukum Universitas Trisakti, Abdul Fickar Hadjar yang mengamati putusan Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat saat mengadili Saeful Bahri dalam perkara suap pergantian anggota DPR RI terpilih 2019-2024.

"Saya kira putusan terhadap Saeful Bahri sudah menjadi fakta hukum yang dapat ditempatkan sebagai alat bukti. Oleh karenanya, sudah cukup alasan bagi KPK untuk menempatkan setiap pihak yang ikut berperan dalam terjadinya kejahatan korupsi itu," ucapnya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (29/5).

Pihak lain yang dimaksud Abdul Fickar adalah Donny Tri Istiqomah selaku tim hukum DPP PDIP. Dalam putusan hakim, Donny disebut melakukan tindak pidana korupsi bersama-sama dengan mantan caleg PDIP Dapil Sumsel 1, Harun Masiku, Wahyu Setiawan selaku komisioner KPU RI, dan kader PDIP lainnya, yakni Saeful Bahri dan Agustiani Tio Fridelina.

"Pihak-pihak itu termasuk dan tidak terkecuali Donny, baik sebagai pelaku peserta Pasal 55 Ayat (1) atau peserta pembantu ayat (2) KUHP. Demikian juga bisa ditempatkan sebagai pembantuan Pasal 56 KUHP," terang Abdul Fickar.

Namun demikian, Abdul Fickar masih berfikir positif jika KPK tak kunjung menetapkan Donny sebagai tersangka dalam perkara ini. Dia menilai bisa saja KPK masih terkendala teknis, nantinya kendala ini akan terbuktik seiring berjalannya waktu.  

“Waktu yang akan membuktikan apakah KPK era sekarang bukan sebagai lembaga independen takut dan tidak berani terhadap kekuatan politik berkuasa. Ini akan menggambarkan wajah KPK di era new normal pasca pandemik," pungkas Abdul Fickar.

Hakim Ketua, Panji Surono yang mengadili Saeful Bahri turut mengungkap adanya keterlibatan Donny Tri Istiqomah dalam perkara ini. Hal itu diungkapkan majelis hakim saat sidang putusan atau vonis terhadap Saeful Bahri pada Kamis (28/5) kemarin.

"Menimbang bahwa berdasarkan fakta-fakta hukum yang telah majelis pertimbangkan telah terbukti adanya kerjasama yang erat antara Terdakwa Saeful Bahri, Wahyu Setiawan, Harun Masiku, Agustiani Tio Fridelina serta Donny Tri Istiqomah, maka perbuatan tersebut telah sesuai dengan sempurna. Maka perbuatan Terdakwa telah memenuhi Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP Pidana," ujar Panji Surono saat memutuskan.

Kolom Komentar


Video

Berstatus Tersangka, Jack Boyd Lapian Jalani Pemeriksaan Perdana Di Bareskrim

Jumat, 03 Juli 2020
Video

Agak Sulit ya Ternyata Bekerja Dengan Baik dan Benar

Minggu, 05 Juli 2020
Video

New Normal New Ideas

Minggu, 05 Juli 2020

Artikel Lainnya

Kembali Kumpulkan Menteri, Jokowi: Work From Home Kok Kayak Cuti
Politik

Kembali Kumpulkan Menteri, J..

10 Juli 2020 00:19
Meski Sudah Dibenarkan DPP, DPC PDIP Tangerang Selatan Masih Bungkam Soal Koalisi Bersama Partai Gerindra
Politik

Meski Sudah Dibenarkan DPP, ..

09 Juli 2020 23:38
IMRI Gelar Aksi Di Depan Istana Negara, Tuntut Kasus Sarang Burung Walet Dilanjutkan
Politik

IMRI Gelar Aksi Di Depan Ist..

09 Juli 2020 23:05
Wakorbid Golkar Sumut: Tidak Memilih Ijeck Berarti Mengingkari Instruksi Airlangga Hartarto
Politik

Wakorbid Golkar Sumut: Tidak..

09 Juli 2020 22:50
Didampingi Prabowo, Presiden Jokowi Tinjau Reklamasi Pulau Pisau
Politik

Didampingi Prabowo, Presiden..

09 Juli 2020 22:37
Kemarahan Jokowi, Dramaturgi Politik Tutupi Kegagalannya Memimpin
Politik

Kemarahan Jokowi, Dramaturgi..

09 Juli 2020 22:25
Jokowi Kembali Keluhkan Kinerja Anak Buahnya, Pengamat: Artinya, Menterinya Enggak Ngapa-ngapain
Politik

Jokowi Kembali Keluhkan Kine..

09 Juli 2020 22:06
Menteri Edhy Ajak Masyarakat Budidaya Udang Dengan Konsep Tambak Milenial
Politik

Menteri Edhy Ajak Masyarakat..

09 Juli 2020 21:57