Pramono: Tulang Punggung Buya Syafii Sangat Keras, Makanya Tidak Bisa Tunduk Kekuasaan

Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Buya Syafii Maarif/Net

Buya Syafii Maarif merupakan sosok guru bangsa yang patut diteladani oleh semua kalangan terutama anak muda

Selain gagasan pemikiran inklusif dan sikapnya yang konsisten memperjuangkan kemanusiaan, pria kelahiran Sijunjung, Sumatera Barat 31 Mei 1935 itu memliki perangai yang baik nan sederhana.

Demikian disampaikan Komisioner KPU Pramono Ubaid Tanthowi saat mengisi sambutan acara peringatan ulang tahun ke-85 Buya Syafii Maarif bertajuk "Mencari Negarawan" yang digelar secara daring pada Sabtu (30/5) malam.

"Buya orang yang zuhud. Karena hidupnya terlalu sederhana, Buya tidak pernah membutuhkan hal yang di luar apa yang dibutuhkan. Kemana-mana naek sepeda, dst. Kejujuran dan kesederhanaannya itu bisa dijadikan contoh bagi kita semua," ujar Pramono.

Bagi Pramono yang juga kader muda Muhammadiyah, pribadi mantan ketua umum PP Muhammadiyah periode 2000-2005 itu merupakan guru bangsa yang memiliki sikap negarawan sejati. Pasalnya, Buya Syafii sejak dahulu hingga saat ini masih konsisten bergerak di ranah kultural atau non politis.

Meskipun, tawaran hingga iming-iming kekuasaan acap kali mengelilinginya. Namun, Buya Syafii menolak itu semua. Ia memilih hidup sederhana penuh kejujuran.

"Ketika mengkritik sesuatu atau mengatakan sesuatu, orang akan menerima dengan senang hati karena Buya tidak punya interes politik di belakangnya. Itu yang membedakan Buya dengan kritik tokoh-tokoh lain ada muatan politiknya. Kritiknya tulus dan less interest politics," kata Pramono.

"Buya Syafii itu orang yang sangat keras tulang punggungnya, karena ia tidak bisa tunduk pada kekuasaan," imbuhnya menegaskan. 

Kolom Komentar


Video

Negara yang Ditakuti Yahudi di Timur Tengah Cuman Dua, Iran dan Turki

Rabu, 16 September 2020
Video

Orang Yahudi Bikin Terowongan untuk Beribadah di Bawah Masjid Al-Aqsa

Rabu, 16 September 2020

Artikel Lainnya

Sembari Menunggu Vaksin Jadi, Kemampuan Preventif Harus Digencarkan
Politik

Sembari Menunggu Vaksin Jadi..

18 September 2020 12:45
Fadli Zon: Pak Mahfud, Apa Tidak Lebih Tepat Kita Sandang Cukongkrasi?
Politik

Fadli Zon: Pak Mahfud, Apa T..

18 September 2020 12:28
Gagal Lolos Pilkada Bandarlampung, Ike Edwin Ajak Pendukungnya Pilih Rycko-Jos
Politik

Gagal Lolos Pilkada Bandarla..

18 September 2020 11:48
Kemenko Polhukam Turut Undang Bawaslu Bahas Materi Perppu Pilkada Kedua
Politik

Kemenko Polhukam Turut Undan..

18 September 2020 11:42
Diduga Pidana, Komisi III Minta Bareskrim Ungkap Aktor Intelektual Kebakaran Gedung Kejagung
Politik

Diduga Pidana, Komisi III Mi..

18 September 2020 11:30
Adhie Massardi Lebih Sepakat Kalau Ahok Jadi Menlu, Biar Yang Dimaki-maki Orang Asing Semua
Politik

Adhie Massardi Lebih Sepakat..

18 September 2020 11:27
Kena Prank Ahok Soal Pembubaran Kementerian BUMN, Begini Ungkapan Kekecewaan Relawan Jokowi
Politik

Kena Prank Ahok Soal Pembuba..

18 September 2020 11:19
Azis Syamsuddin: Sengaja Atau Lalai, Usut Tuntas Kebakaran Gedung Kejagung
Politik

Azis Syamsuddin: Sengaja Ata..

18 September 2020 11:17