LP3ES: Kenaikan BPJS Kesehatan Munculkan 48 Persen Sentimen Negatif

Ilustrasi kenaikan BPJS Kesehatan/Net

Lembaga Penelitian, Pendidikan, dan Penerangan Ekonomi dan Sosial (LP3ES) melakukan penelitian mengenai reaksi masyarakat mengenai kebijakan kenaikan BPJS Kesehatan yang tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) 64/2020 tentang Perubahan Kedua atas Perpres 82/2018 tentang Jaminan Kesehatan.

Dari penelitian yang dilakukan LP3ES, ditemukan beberapa penemuan. Pertama, sejak dinyatakan kenaikannya pada 5 Mei hingga 25 Mei, kenaikan premi BPJS mendapat banyak sorotan warganet di semua platform media, mulai dari media sosial seperti Twitter, Facebook, YouTube dan Instagram hingga media daring dengan total 115.599 percakapan.

“Dari seluruh percakapan volume paling besar terjadi di Twitter sebesar 101.745 percakapan,” ujar Center for Media and Democracy, LP3ES Wijayanto dalam siaran persnya, Minggu (31/5).

Selain itu, LP3ES juga menyimpulkan dari seluruh percakapan di Twitter, penelitian ini menemukan tingginya sentimen negatif warganet yang muncul dengan prosentase yang lebih besar dibanding yang memilki sentimen positif.

“Total dari 5 Mei hingga 25 Mei (periode ketiga analisa), hampir separuh warganet (48%) memiliki sentimen negatif pada kenaikan ini. Lebih besar dari mereka yang memiliki sentimen positif (46%),” tutupnya.

Center for Media and Democracy, LP3ES bekerja sama dengan Drone Emprit melakukan analisa big data untuk menelisik lebih dalam reaksi publik terkait ini sebagaimana terekam dalam percakapan di media sosial.

Ada tiga periode yang dianalisa LP3ES, yakni periode I dari 5 Mei - 13 Mei 2020, atau sejak Perpres itu ditandatangi presiden sampai 8 hari setelahnya. Kemudian periode II dari 14 Mei hingga 25 Mei 2020, dan periode III dari 5 Mei hingga 25 Mei 2020 atau sejak Perpres terbit hingga sekitar 3 minggu setelahnya.

Sebagai metode, LP3ES menggunakan software Astramaya yang dikembangkan oleh Drone Emprit yang berfungsi untuk melakukan analisa big data yang muncul dari percakapan di berbagai media sosial dan media daring.
EDITOR: DIKI TRIANTO

Kolom Komentar


Video

BREAKING NEWS: Pasar Cepogo Boyolali Terbakar

Kamis, 17 September 2020
Video

Menguji Erick Thohir dan Jokowi, Kejanggalan Pertamina Gamblang Diurai Ahok

Jumat, 18 September 2020

Artikel Lainnya

GPK: Demi Kedaulatan Suara Rakyat, Pemerintah Perlu Tunda Pilkada 2020
Politik

GPK: Demi Kedaulatan Suara R..

20 September 2020 18:54
Anis Matta, Dulu Tolak Dinasti Politik Tapi Kini Dukung Anak Dan Menantu Jokowi Di Pilkada
Politik

Anis Matta, Dulu Tolak Dinas..

20 September 2020 18:33
Harusnya Ahok Perbaiki Internal Pertamina, Bukan Malah Menelanjangi Diri Sendiri
Politik

Harusnya Ahok Perbaiki Inter..

20 September 2020 18:16
Singgih Januratmoko: Empat Pilar MPR, Landasan Kehidupan Bermasyarakat
Politik

Singgih Januratmoko: Empat P..

20 September 2020 17:58
Sandiaga Uno Jadi Dewan Pembina Tim Pemenangan Menantu Jokowi, Pengamat: Timbal Balik Politik Pasti Ada
Politik

Sandiaga Uno Jadi Dewan Pemb..

20 September 2020 17:32
Jazuli Juwaini Kukuhkan Satgas Covid-19 Serang Dan Gelar Rapid Test Gratis
Politik

Jazuli Juwaini Kukuhkan Satg..

20 September 2020 16:52
Rocky Gerung: Indonesia Kehilangan Postur Internasional Sejak Kepemimpinan Presiden Jokowi
Politik

Rocky Gerung: Indonesia Kehi..

20 September 2020 16:34
Penularan Covid-19 Sudah Darurat, PBNU Minta Pilkada Ditunda
Politik

Penularan Covid-19 Sudah Dar..

20 September 2020 15:52