Puan Maharani Baca UUD 1945, Terdengar Kalimat "Pro Rakyat" Di Akhir

Ketua DPR RI Puan Maharani/RMOL

RMOL. Ketua DPR RI Puan Maharani bertugas sebagai pembaca Undang Undang Dasar (UUD) 1945 dalam upacara peringatan Hari Lahir Pancasila yang digelar secara virtual, Senin (1/6).

Puan membacakan naskah UUD 1945 itu dengan baik dan jelas. Sayangnya, kendala teknis membuat di akhir pembacaan naskah UUD 1945 terdengar suara tambahan yang terdengar seperti "pro rakyat".

"Maka disusunlah kemerdekaan kebangsaan Indonesia itu dalam suatu Undang Undang Dasar Negara Indonesia, yang terbentuk dalam suatu susunan neraga Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dengan berdasar kepada; ketuhanan yang maha esa, kemanusian yang adil dan beradab, persatuan Indonesia dan kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan, serta dengan mewujudkan suatu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia," ujar Puan sambil menutup map merah naskah UUD 1945.

Sesaat kemudian terdengar kalimat "pro rakyat" yang apabila didengarkan dengan lebih teliti merupakan penggalan dari delay audio "seluruh rakyat Indonesia". 

Selain Puan, pejabat negara lain yang terlibat dalam upacara ini adalah Ketua MPR Bambang Soesatyo yang bertugas membacakan teks Pancasila. Sementara Presiden Joko Widodo membacakan amanat Presiden.

Acara ini dihadiri seluruh menteri dan atau kepala lembaga dalam Kabinet Indonesia Maju. Bahkan, Ketua Dewan BPIP yang juga sebagai Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri turut hadir secara virtual.

Kolom Komentar