Ade Armando Singgung Din Syamsuddin Dan Muhammadiyah, Kokam: Terlalu Besar Organisasi Menghadapi, Biar Netizen Saja

Ade Armando/Net

Ketua Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam) Zainuddin Gayo menganggap tuduhan Ade Armando melalui postingan di akun Facebooknya bahwa Muhammadiyah di balik isu dan penggiringan opini pemakzulan Presiden hanyalah untuk cari perhatian semata.

Zainuddin menegaskan, baik Muhammadiyah, Pemuda Muhammadiyah dan Kokam tak ingin mengomentari tuduhan tersebut lebih jauh. Kata Zainudin, bisa jadi Facebook Ade Armando itu belum bisa dibuktikan keabsaahanya. Bisa saja buzzer yang mengatasnamakan Ade Armando.

“Tapi jikalau akun itu benar akun milik Ade Armando, terlalu besar dan tinggi organisasi kita untuk menghadapi orang semacam ini, sekelas Pak Din Syamsuddin tidak boleh mengomentari ini, biar netizen saja,” kata Zainuddin kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (1/6).

Menurut Zainuddin, tuduhan Ade Armando justru menunjukan kebodohan dan ketidakpahamannya soal konstitusi negara yang memang mengatur soal pemberhentian Presiden atau pemakzulan.

“Itu menunjukan kebodohanya, tidak mengerti konstitusi, itu bukan isu tetapi di dalam UU sudah ada dan diatur,” tekan dia.

Ia mengaku, mengikuti jalannya webinar yang diselenggarakan oleh Masyatakat Hukum Tata Negara Muhammadiyah dengan Kolegium Jurist Institute (KJI) dengan tajuk “Menyoal Kebebasan Berpendapat dan Konstitusionalitas Pemakzulan Presiden di Era Pandemi Covid-19” hingga usai.

“Saya mengikuti diskusi dari awal pagi jam 10.00 hingga tuntas, semua pembicara sesuai subtansi peraturan perundang-undangan, kalau soal pemakzulan itu bukan isu konstitusi kita mengatur terkait dengan pemberhentian Presiden,” papar Zainuddin.

“Pada akhir kesimpulannya dalam diskusi itu tidak mudah yang dianggap khalayak untuk memberhentikan presiden, dalam sistem presidensial memberhentikan presiden anat sangat sulit sekali, ada tahapan-tahapanya,” sambungnya.

Untuk itu, Zainuddin menambahkan, dirinya sudah menyampaikan kepada seluruh kader-kader Muhammadiyah untuk tidak turut mengomentari.

“Biarlah netizen, nggak usah bawa-bawa nama Kokam, nama Pemuda Muhammadiyah, nggak level,” sindirnya.

Zainuddin menduga, tujuan Ade Armando memancing dengan tuduhan tersebut hanya untuk membuat dirinya terkenal, dengan begitu bisa mendapat “tarikan” (dibayar-red).

“Orang yang mau terkenal itukan harus membuat statement yang aneh-aneh gitu, saran saya kalau memang Ade Armando mau terkenal kencing saja diatas mimbar gituloh,” pungkas Zainuddin.

Kolom Komentar


Video

Berstatus Tersangka, Jack Boyd Lapian Jalani Pemeriksaan Perdana Di Bareskrim

Jumat, 03 Juli 2020
Video

Agak Sulit ya Ternyata Bekerja Dengan Baik dan Benar

Minggu, 05 Juli 2020
Video

New Normal New Ideas

Minggu, 05 Juli 2020

Artikel Lainnya

Kembali Kumpulkan Menteri, Jokowi: Work From Home Kok Kayak Cuti
Politik

Kembali Kumpulkan Menteri, J..

10 Juli 2020 00:19
Meski Sudah Dibenarkan DPP, DPC PDIP Tangerang Selatan Masih Bungkam Soal Koalisi Bersama Partai Gerindra
Politik

Meski Sudah Dibenarkan DPP, ..

09 Juli 2020 23:38
IMRI Gelar Aksi Di Depan Istana Negara, Tuntut Kasus Sarang Burung Walet Dilanjutkan
Politik

IMRI Gelar Aksi Di Depan Ist..

09 Juli 2020 23:05
Wakorbid Golkar Sumut: Tidak Memilih Ijeck Berarti Mengingkari Instruksi Airlangga Hartarto
Politik

Wakorbid Golkar Sumut: Tidak..

09 Juli 2020 22:50
Didampingi Prabowo, Presiden Jokowi Tinjau Reklamasi Pulau Pisau
Politik

Didampingi Prabowo, Presiden..

09 Juli 2020 22:37
Kemarahan Jokowi, Dramaturgi Politik Tutupi Kegagalannya Memimpin
Politik

Kemarahan Jokowi, Dramaturgi..

09 Juli 2020 22:25
Jokowi Kembali Keluhkan Kinerja Anak Buahnya, Pengamat: Artinya, Menterinya Enggak Ngapa-ngapain
Politik

Jokowi Kembali Keluhkan Kine..

09 Juli 2020 22:06
Menteri Edhy Ajak Masyarakat Budidaya Udang Dengan Konsep Tambak Milenial
Politik

Menteri Edhy Ajak Masyarakat..

09 Juli 2020 21:57